Jual Beli Titik Lokasi Dapur MBG Terbongkar, Kerugian Ratusan Juta
BGN mengungkap lima kasus penipuan jual-beli titik SPPG Program MBG. Kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.
Ilustrasi taman Milenial Bantul./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul dalam dua tahun terakhir telah membangun ruang terbuka hijau (RTH) dengan dilengkapi fasilitas dan sarana bermain yang ramah anak di tiga lokasi daerah ini.
"Sejak tahun 2022 DLH melaksanakan pembangunan ruang terbuka hijau, tidak hanya sekadar memenuhi ketersediaan ruang terbuka namun diintegrasikan dengan penyediaan ruang terbuka untuk publik, khususnya yang ramah anak," kata Kepala DLH Bantul Ari Budi Nugroho di Bantul, Jumat.
Dia menyebutkan ruang terbuka hijau yang dilengkapi fasilitas bermain anak itu pertama atau pada 2022 dibangun di kawasan Taman Milenial dekat perkantoran Pemkab Bantul, kemudian pada 2023 dibangun di sekitar Lapangan Trirenggo depan Rumah Dinas Bupati Bantul.
Kemudian ketiga, pada akhir 2023 dibangun ruang bermain ramah anak yang diintegrasikan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN( 1 Bantul, di kompleks Masjid Agung Bantul, yang pada hari ini Jumat (2/2) diresmikan Bupati.
"Ruang terbuka hijau sebagai wadah mengakomodasi kegiatan anak bermain yang aman dan terlindungi ini untuk mendukung salah satu visi Bupati kelima yaitu mewujudkan Kabupaten Bantul sebagai kabupaten layak anak," katanya.
BACA JUGA: Bank BPD DIY Bantu Pembangunan RBRA Masjid Agung Manunggal Bantul lewat Program CSR
BACA JUGA: Rencana Mengubah Lahan Kantor Pegadaian Bantul Jadi RTH Dikaji Ulang
Dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak, kata dia, ke depan terus dilakukan dengan penyediaan infrastruktur ramah anak di ruang publik yang dapat berupa ruang bermain ramah anak dan mewujudkan lingkungan sehat serta akses air minum dan sanitasi layak.
"Terkait dengan peran tersebut, pembangunan maupun revitalisasi ruang terbuka hijau sebagai ruang bermain ramah anak terus dilakukan, salah satunya di lokasi dengan pengguna anak anak yang dominan pada area Taman Masjid Agung Bantul," katanya.
Lebih lanjut dia juga mengatakan DLH Bantul yang diberi kewenangan pemkab untuk membangun ruang terbuka hijau tersebut akan merawat dan mengelola taman agar selalu nyaman untuk dimanfaatkan sebagai fasilitas publik.
"Akan kita pelihara dengan baik dan harapannya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya anak anak kita, untuk mengekspresikan diri, sehingga dengan ketersediaan ruang bermain selain mendukung ketersediaan ruang terbuka hijau, juga mendukung misi Bantul," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN mengungkap lima kasus penipuan jual-beli titik SPPG Program MBG. Kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.
Peluang kerja PMI di Kuwait makin terbuka 2026, pemerintah dorong perlindungan dan perluasan sektor kerja.
Pertamina tambah 1,5 juta tabung LPG 3 kg di Jateng dan DIY jelang Iduladha 2026, stok dipastikan aman.
Rekomendasi parfum Mine Perfumery 2026, aroma premium lokal dengan wangi tahan lama dan karakter elegan.
DIY menempati peringkat pertama nasional hasil TKA 2026 jenjang SD dan SMP dengan capaian nilai tertinggi nasional.
Cek jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026. Tarif Rp80.000, rute strategis, tanpa transit, solusi transportasi praktis.