Film Dirty Vote Viral, Haedar Nashir: Jangan Diterima secara Mutlak

Jumali
Jumali Rabu, 14 Februari 2024 13:17 WIB
Film Dirty Vote Viral, Haedar Nashir: Jangan Diterima secara Mutlak

Haedar Nasir - ist/Biro Pers Sekretariat Presiden

Harianjogja.com, BANTUL— Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir angkat bicara terkait viralnya film dokumenter Dirty Vote.

Haedar meminta agar masyarakat lebih teliti dalam mencerna informasi yang ada. Sebab, belum tentu informasi yang disampaikan itu benar.

BACA JUGA: Usai Nyoblos, Jokowi Minta Warga Laporkan Kecurangan Pemilu 2024 

"Jangan diterima secara mutlak bahwa itu benar atau sebaliknya bahwa itu salah,” kata Haedar, usai pencoblosan di TPS 12, Rukeman, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Rabu (14/2/2024).

Oleh karena itu, Haedar meminta kepada masyarakat untuk cerdas dan kritis. Sebab,

bangsa yang maju dan cerdas adalah bangsa yang pintar memilah informasi, baik dalam bentuk film ataupun bentuk lainnya.

"Jangan jadikan satu-satunya rujukan, karena begitu banyak informasi dalam berbagai narasi, dalam berbagai pernyataan dan opini," kata Haedar.

Menurut Haedar menilai munculnya film, opini dan tulisan merupakan bagian dari proses demokrasi. Akan tetapi, Haedar kembali meminta agar masyarakat memilah informasi yang diterima. Karena jika salah menafsirkan,  akan menimbulkan keretakan.

"Jangan sampai membuat kita retak sebagai bangsa," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online