29 Juli: Mengenang Pahlawan TNI AU dan Hari Harimau Sedunia
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Bawaslu Bantul memastikan tidak akan menerjunkan pengawas TPS (PTPS) ke lima TPS yang akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (24/2/2024).
Sebab, PTPS di Bantul telah selesai masa kerjanya mulai hari ini, Rabu (21/2/2024). “Masa kerja teman-teman PTPS telah selesai per hari ini. Maka untuk pengawasan PSU nantinya, kami akan memaksimalkan keberadaan teman-teman Panwas Kalurahan,” kata Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho, Rabu (21/2/2024).
baca juga : KPU DIY Gelar Pemungutan Suara Ulang Sabtu 24 Februari
Menurut dia, saat ini koordinasi antara Bawaslu dan KPU telah dilakukan terkait pelaksanaan PSU di lima TPS di Bumi Projotamansari. Selain melibatkan KPU, koordinasi juga melibatkan kepolisian, kodim, Satpol PP dan parpol peserta pemilu.
“Hasilnya, semua pihak berkomitmen agar PSU berjalan baik. Kami juga sudah minta ke teman-teman pengawas di wilayah untuk melakukan pengawasan saat pelaksnaan PSU,” imbuh Didik.
Nantinya, menurut Didik yang harus diawasi oleh Panwas Kalurahan saat PSU adalah pada logistik, termasuk formulir C pemberitahuan, pelaksanaan PSU, dan perhitungan suara. “Secar garis tetap sama seperti saat pelaksanaan pemilu,” ucap Didik.
Ketua KPU Bantul, Joko Santosa, mengatakan, penyebab PSU di lima TPS di Bantul karena adanya pemilih uang tidak memiliki e-KTP dan tak terdaftar dalam daftar pemilih tapi bisa mencoblos. Oleh karena itubKPU mengambil keputusan untuk melakukan PSU di lima TPS yang ditemukan permasalahan tersebut.
Adapun kelima TPS tersebut adalah TPS 3 Tirtonirmolo, Kasihan, TPS 69 Banguntapan, dan TPS 34 Tamanan di Kapanewon Banguntapan. Sementara untuk kapanewon Piyungan, PSU digelar di Srimartani dan Sitimulyo.
Untuk TPS 3 Tirtonirmolo, Kasihan, dengan jumlah DPT sebanyak 227 orang dan DPtb 6 orang, PSU hanya akan digelar untuk jenis surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Bantul.
Sedangkan untuk TPS 69 Banguntapan dengan DPT 272 orang dan 1 DPTb, PSU hanya akan digelar untuk Pilpres. Untuk TPD 34 Tamanan dengan DPT 225 orang, PSU digelar untuk Pilpres.
Untuk Sitimulyo DPTnya ada 173 orang dan PSU hanya untuk DPD RI. Sementara untuk Srimartani DPT-nya ada 263 orang dan PSU untuk DPR RI dan DPD RI. “Total ada sekitar 1217an DPT yang harus menjalani PSU,” kata Joko.
BACA JUGA : Bawaslu Sleman Usulkan 11 TPS untuk Jalani PSU dan PSL
Joko memastikan logistik untuk pelaksanaan PSU telah siap. Begitu juga dengan koordinai dengan sejumlah pihak baik dari Pemkab dan Polres Bantul serta partai politik telah dilakukan. “Kami saat ini siapkan c pemberitahuan ulang. Saksi dan semua petugas di TPS pelaksanaan PSU semua akan kembali bertugas,” terang Joko.
“Kami juga siapkan surat ke Pemkab, kepolisian dan partai politik, jika ada lima tempat digelar PSU,” kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.