Advertisement

KPU DIY Gelar Pemungutan Suara Ulang Sabtu 24 Februari

Yosef Leon
Rabu, 21 Februari 2024 - 10:47 WIB
Sunartono
KPU DIY Gelar Pemungutan Suara Ulang Sabtu 24 Februari Ilustrasi pemilu / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—KPU DIY bakal menggelar pemungutan suara ulang (PSU) dan pemungutan suara lanjutan (PSL) serentak di wilayah setempat pada Sabtu (24/2/2024) mendatang. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang menyatakan bahwa PSU dan PSL maksimal digelar 10 hari setelah Pemilu. 

Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU DIY Tri Mulatsih menjelaskan, total ada sebanyak 18 TPS yang bakal menyelenggarakan PSU dan PSL di DIY. Rinciannya di Sleman ada 11 TPS, Bantul lima TPS dan Kota Jogja dua TPS. PSU dan PSL itu dilakukan lantaran adanya kesalahan prosedur selama pemungutan suara. 

Advertisement

BACA JUGA : Gelar Pemilihan Ulang, Petugas KPPS Dipastikan Tak Dapat Honor Tambahan

"Untuk PSU nanti pemilihannya tergantung dengan ketidaktepatan prosedur yang terjadi di masing-masing TPS," jelasnya, Selasa (20/2/2024). 

Misalnya di sebuah TPS mengalami permasalahan dengan pencoblosan pada surat suara presiden dan wakil presiden. Maka PSU hanya dilakukan khusus untuk pemungutan suara tersebut. Hanya saja secara teknis semua daftar pemilih tetap (DPT) di TPS itu akan diundang seluruhnya. 

"Kalau PSL misalnya ada pemilih yang seharusnya dapat lima surat suara tapi oleh petugas hanya diberikan satu. Maka dia kita undang lagi untuk mencoblos dan itu hanya pemilih tertentu saja. Tiap TPS kan ada datanya dari daftar hadir," ujarnya. 

Menurut Tri, DPT yang melakukan PSL jumlahnya tidak banyak di DIY. Kemungkinan sekitar dua atau tiga orang per TPS. Waktu pemilihannya pun dilakukan berbeda dengan PSU. DPT yang melaksanakan PSU diberikan waktu mencoblos sama seperti Pemilu lalu, sementara PSL hanya akan melanjutkan coblosan yang belum selesai. 

"Untuk perhitungan nanti akan dilangsungkan rekapitulasi ke kecamatan karena untuk sementara TPS yang PSU dan PSL kan perhitungannya ditimunda dulu," pungkasnya. 

Bawaslu DIY menyebut telah menyerahkan laporan kepada KPU setempat terkait dengan TPS yang berpotensi dilakukan PSU dan PSL. Bawaslu mencatat ada sebanyak 17 TPS yang direkomendasikan untuk digelar pencoblosan ulang dan lanjutan di wilayah itu. 

Adapun 17 TPS tersebut 11 di antaranya berada di Sleman yakni di TPS 29 Tegaltirto, Berbah Sleman (PSU), TPS 12 Tegaltirto, Berbah Sleman (PSU), TPS 126 Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman (PSU), TPS 125 Condongcatur Depok Sleman (PSU), TPS 26 Sidoarum, Godean Sleman (PSU), TPS 26 Tridadi, Sleman (PSU), TPS 01 Glondong, Tirtomartani, Kalasan, Sleman (PSU), TPS 02 Glondong, Tirtomartani, Kalasan, Sleman (PSU) dan TPS 16 Tirtomartani, Kalasan (PSL), TPS 32 Tirtomartani, Kalasan (PSL), TPS 029 Tirtomartani Kalasan,Sleman (PSL).

BACA JUGA : Sabtu, Lima TPS di Bantul Gelar PSU, Ini Persiapan dari KPU Bantul

Sementara di Bantul ada di TPS 3 Tirtonirmolo (PSU), TPS 34 Tamanan Banguntapan (PSU), TPS 69 Banguntapan (PSU), TPS 16 Nglengis, Sitimulyo Piyungan (PSU) dan TPS 009 Srimartani, Piyungan (PSU). Sementara di Kota Jogja yakni di TPS 901/902 Lapas Wirogunan, Pakualaman berpotensi dilakukan PSU. "Di Kulonprogo dan Gunungkidul tidak ada," kata Ketua Bawaslu DIY Mohammad Najib.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Bidik Dugaan Penggelembungan Harga APD Covid-19

News
| Sabtu, 20 April 2024, 14:17 WIB

Advertisement

alt

Kota Isfahan Bukan Hanya Pusat Nuklir Iran tetapi juga Situs Warisan Budaya Dunia

Wisata
| Jum'at, 19 April 2024, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement