Monyet Liar Masuk Permukiman Bantul, BKSDA Siapkan Perangkap
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Sejumlah sukarelawan saat mengevakuasi pohon tumbang dampak hujan deras dan angin kencang di Sleman, Sabtu (24/2/2024). - ist/BPBD DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras dengan angin kencang menyebabkan sejumlah kejadian di wilayah DIY pada Sabtu (24/2/2024) sore di wilayah DIY. Dampaknya tersebar di Kota Jogja, Sleman, Bantul dan Gunungkidul.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Lilik Andi Aryanto mengatakan, data terakhir yang diterima pihaknya total ada sebanyak 31 titik yang terdampak hujan deras disertai angin kencang pada sore ini.
"Di Kota Jogja ada dua titik yang terdampak yakni di Kotagede dan Gondokusuman berupa satu pohon tumbang, penerangan jalan, jaringan telekomunikasi dan rumah rusak ringan," ujarnya.
Kemudian di Kabupaten Bantul terdapat dua titik yang terdampak semuanya merupakan pohon tumbang. Sementara di Kulonprogo ada satu wilayah terdampak yakni di Pengasih berupa pohon tumbang dan rumah rusak masing-masing satu kejadian.
"Terbanyak ada di Gunungkidul dengan 16 titik kejadian berupa pohon tumbang 11 kejadian, jaringan listrik satu kejadian dan rumah rusak ringan delapan kejadian," jelasnya.
Terakhir di Sleman ada 10 kejadian berupa pohon tumbang 10 kejadian, jaringan listrik dua kejadian, rumah rusak ringan tiga kejadian, rumah rusak berat satu kejadian, tempat usaha satu kejadian, mobil satu kejadian dan baliho roboh satu kejadian.
BACA JUGA: Jaringan Pornografi Anak Sesama Jenis Dibongkar Polisi
"Sekarang para unsur sukarelawan dan berbagai pihak tengah melakukan evakuasi dan pembersihan di setiap lokasi," katanya.
BPBD DIY mengimbau kepada seluruh warga untuk terus memperhatikan peringatan dini dan informasi cuaca untuk peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Selain itu juga melakukan pemangkasan pohon lapuk dan cabang berlebih yang berpotensi mengancam jika terjadi angin kencang.
"Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, diharapkan untuk menghindari pohon besar, tiang listrik, baliho, daerah rawan longsor dan Daerah Aliran Sungai serta perawatan dan pembersihan saluran air dan drainase secara berkala," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Monyet ekor panjang berkeliaran di permukiman Grojokan, Bantul selama 2 pekan. Warga resah dan BKSDA akan memasang perangkap.
Stasiun Yogyakarta menyiapkan hub antarmoda di sisi selatan untuk menghubungkan kereta api dengan Trans Jogja hingga transportasi daring.
Layanan KOMEN memudahkan pelaku koperasi dan warga Jogja menyampaikan konsultasi, masukan, dan aduan tanpa datang ke kantor dinas.
Kuota Pertalite 2026 berisiko jebol hingga 490.000 KL. Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik sampai Desember 2026.
Laba pengelola jalan tol mencapai Rp1,9 triliun pada semester I 2026, ditopang kenaikan pendapatan dan volume kendaraan.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.