Kemenko PMK Dalami Isu 60.000 Calon Mahasiswa Mundur dari SNBP
Kemenko PMK mengkaji isu 60.000 calon mahasiswa mundur dari SNBP dan menelusuri dugaan penyebab, termasuk faktor UKT serta kondisi ekonomi.
HIV/AIDS - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Wates di Kabupaten Kulonprogo diberikan layanan konsultasi HIV/AIDS untuk mendeteksi sedini mungkin kemungkinan risiko terkena HIV/AIDS. Layanan ini bekerja sama dengan Puskesmas Wates.
Kepala Rutan Kelas IIB Wates Erik Murdiyanto di Kulonprogo Selasa mengatakan, layanan konseling dan tes HIV yang dilakukan secara sukarela.
"Layanan ini bertujuan untuk membantu pencegahan, perawatan, dan pengobatan bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA)," kata Erik, Selasa (27/2/2024).
Ia menjelaskan, pemeriksaan yang dilaksanakan di Rutan Wates ini bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin risiko terkena HIV/AIDS, dan meningkatkan langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS bagi warga binaan permasyarakatan di dalam Rutan Kelas IIB Wates.
Adapun jumlah WBP Rutan Wates yang mengikuti pemeriksaan VCT ini berjumlah 95 orang warga binaan, atau dengan kata lain seluruh WBP Mengikuti tes VCT.
Selain test VCT juga dilaksanakan pemeriksaan penyakit tidak menular (PTM), yakni pemeriksaan gula darah, serta PTM dengan risiko tinggi.
BACA JUGA: Masih Ada Ribuan Rumah Tidak Layak Huni di Gunungkidul, Terbanyak di Giripurwo
Erik mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, Puskesmas Wates, serta pemangku kepentingan lintas sektoral atas kerja samanya membantu proses kegiatan skrining VCT HIV/AIDS bagi warga binaan, serta sinergisitas yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik dalam mewujudkan pemasyarakatan yang semakin maju.
"Terima kasih juga kepada warga binaan yang telah hadir untuk mengikuti kegiatan skrining VCT HIV. Kami harap kegiatan tersebut dapat diikuti dengan aman dan tertib," katanya.
Bidan Mahir pada UPT Puskesmas Wates Dinas Kesehatan Kulonprogo Retno Pujiyati mengatakan, sinergi dan kerja sama yang baik antara Rutan IIB Wates dengan Puskesmas Wates untuk melakukan penanggulangn HIV AIDS di wilayah. Kegiatan bersama Rutan IIB Wates adalah salah satu kegiatan program P2HIV di Puskesmas Wates.
"Kegiatan kami di Rutan Wates merupakan bagian dari edukasi promotif, preventif dengan skrining, sehingga kita akan lebih dini dalam membantu menegakkan diagnosa HIV membuka pintu untuk PDP perawatan dukungan dan pengobatan ODHIV bagi warga binaan pemasyarakatan," kata Retno.
Ia mengatakan apabila ada warga binaan pemasyarakatan yang reaktif atau positif, maka akan dilakukan konseling dan pemeriksaan lanjutan untuk pemberian terapi ARV tanpa memandang stadium HIV. "Puskesmas Wates bekerja sama juga dalam pengobatan pemberian terapi ARV pada Warga binaan yang reaktif," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenko PMK mengkaji isu 60.000 calon mahasiswa mundur dari SNBP dan menelusuri dugaan penyebab, termasuk faktor UKT serta kondisi ekonomi.
Ai Ogura menjuarai MotoGP Belanda 2026 di Assen dan mengakhiri penantian 22 tahun Jepang untuk kemenangan di kelas MotoGP.
Microsoft memperpanjang update keamanan gratis Windows 10 hingga 12 Oktober 2027 melalui program ESU. Simak syarat dan cara mendapatkannya.
Wakil Wali Kota Jogja mengajak generasi muda membentengi diri dari narkoba, perundungan, dan pergaulan negatif melalui penguatan karakter dan aktivitas pos
Abrasi dan rob merendam dua hektare kawasan Pantai Sigandu Batang. Pemkab fokus menanam mangrove dan menyiapkan pemulihan kawasan wisata pada 2027.
Ratusan pelajar di Kota Jogja mengikuti Gerakan Jogja Berhati Nyaman setiap Jumat Wage untuk membangun budaya bersih, sehat, dan peduli lingkungan.