Demo Ojol Jogja Hari Ini, Berikut Ini Tuntutan Driver Online
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Sejumlah pengurus PKB Kota Jogja saat menghadiri rekapitulasi hasil penghotungan suara di tingkat Kota Jogja. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Jogja akhirnya bisa pecah telur di Pemilu 2024. Partai ini berhasil mendapatkan dua kursi di DPRD Kota Jogja setelah menunggu selama 25 tahun atau sekitar lima kali Pemilu.
Berdasarkan Keputusan KPU Kota Jogja No.74/2024 tentang peneapan hasil Pemilu anggota DPRD Kota Jogja 2024 tercatat PKB memperoleh total 13.575 suara. Ada dua dapil yang suara PKB tergolong tinggi yaitu Dapil 3 dan Dapil 5 dengan raihan dua kursi. Di dapil 3 Caleg atas nama Eko Djoko Widiyatno berada di urutan pertama dengan 4.572 suara dan dapil 5 atas nama Solihul Hadi dengan 1.032 suara.
BACA JUGA : PAN Kehilangan Jatah Kursi Pimpinan DPRD Sleman
Ketua DPC PKB Kota Jogja Solihul Hadi membenarkan partainya memperoleh dua kursi di DPRD Kota Jogja melalui Dapil 3 dan Dapil 5. "Ini memang pecah telur, setelah kosong selama 25 tahun, akhirnya PKB punya dua kursi di DPRD Kota Jogja, ini luar biasa," katanya, Minggu (3/3/2024).
Solihul Hadi menambahkan peroleh dua kursi ini sebagai bukti bahwa PKB merupakan partai yang terbuka bagi siapa pun. Bahkan di 2024 ini ia meneria dua caleg dari kalangan nonmuslim yaitu di Dapil 1 dan Dapil 5.
"Termasuk dari hasil survei itu ada warga Muhammadiyah yang memberikan dukungan, organisasi kepemudaan juga memberikan dukungan. Karena kami terbuka dengan warga di luar nahdliyin," ujarnya.
Adapun strategi kampanye yang dilakukan adalah dengan silaturahmi dan bertemu dengan masyarakat secara berkelanjutan. Hal itu untuk meyakinkan masyarakat Kota Jogja bahwa PKB merupakan salah satu partai yang dapat memberi solusi dari berbagai permasalahan.
BACA JUGA : Rekap Suara Tingkat Kabupaten Selesai, Berikut Peta Kursi DPRD Sleman
"Kami membuat komitmen bersama untuk membantu pembangunan Kota Jogja menjadi lebih baik dan bersahabat selama lima tahun ke depan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.