Gempa M 5,3 Guncang Kupang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi- Gelaran pasar murah di Kemantren Umbulharjo, Jogja, Kamis (29/2) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) mulai menggelar pasar murah semua kebutuhan pokok di 12 kapanewon untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1445 Hijriah.
Kepala Disdagin Kulonprogo Sudarna, di Kulonprogo, Jumat, mengatakan hari pertama pasar murah ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan/Kapanewon Sentolo dan Wates.
"Total barang ada 5,1 ton, baik beras, gula dan minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya," kata Sudarna.
Ia mengimbau masyarakat tidak perlu berebut membeli kebutuhan pokok, karena stok yang dijual mencukupi bagi masyarakat yang membeli.
"Masyarakat tinggal ambil nomor antrean, sehingga tidak perlu berebut karena semua akan kebagian. Masyarakat tidak diberi batasan jumlah yang dibeli selama persediaan masih ada," katanya lagi.
BACA JUGA: Pemkab Anggaran Rp200 Juta untuk Pasar Murah di Kulonprogo, Seluruh Kapanewon Kebagian
Sudarna mengatakan komoditas yang dijual dalam pasar murah ini, yakni beras, gula pasir, minyak goreng, tepung, bawang merah, bawang putih, serta makanan olahan siap dimasak.
Kemudian, dari Bulog menyediakan beras premium lima kilogram, beras medium, PSHP, tepung beras, dan minyak goreng.
"Kami kerja sama dengan swasta dan Bulog dalam pasar murah. Kami memberikan subsidi komoditas yang dijual," katanya pula.
Anggota DPRD Kulon Progo Maryono berharap Disdagin mengutamakan warga kurang mampu, dan difabel untuk membeli kebutuhan pokok ini. Jangan sampai mereka tidak mendapat alokasi khusus dan diprioritaskan.
"Banyak masyarakat miskin yang tidak mampu membeli kebutuhan pokok. Kami berharap mereka diprioritaskan dalam belanja di pasar murah," katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
PDIP Sleman memperingati Kudatuli dengan diskusi dan teatrikal untuk mengenalkan sejarah demokrasi serta semangat Reformasi kepada Gen Z.
FKG UI menegaskan edukasi kesehatan gigi sejak dini penting untuk mencegah masalah gigi yang masih dialami 57 persen masyarakat Indonesia.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Pemasangan balok girder Tol Jogja-Solo di dekat RS Panti Rini disertai rekayasa lalu lintas. Polisi memastikan arus Jalan Solo-Jogja tetap lancar.
Bocoran iPhone 18 Pro dan Pro Max mengungkap kamera variable aperture, chip 2 nm, baterai lebih besar, hingga perkiraan harga.