Kementerian Kehutanan Perkuat Pelestarian Anggrek
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pelestarian anggrek Indonesia melalui kolaborasi konservasi, pengembangan budidaya, edukasi
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang bocah berusia 13 tahun dilaporkan hanyut di Sungai Oyo, tepatnya di wilayah Sidorejo, RT 05 RW 05, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Jumat (29/3/2024) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB.
Kabar hanyutnya bocah yang masih duduk di kelas 6 SD tersebut dibenarkan oleh Humas Badan Sar Nasional (Basarnas) Yogyakarta, Pipit Eriyanto. Pipit mengatakan bocah yang hanyut tersebut bernama Muhammad Taufik Ariyanto.
"Kejadiannya kurang lebih Pukul 08.00 WIB. Lokasi kejadian di Sungai Oyo Sidorejo Karangtengah, tepatnya utara wisata Tegalarum," katanya.
Berdasarkan keterangan saksi, kata Pipit, setelah korban hanyut sempat pegangan ke pohon bambu yang rubuh di sungai, namun korban kembali terbawa arus. Saat ini proses pencarian sedang dilakukan. "Personel dari Pos basarnas Gunungkidul sudah bernagkat," tandas Pipit
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pelestarian anggrek Indonesia melalui kolaborasi konservasi, pengembangan budidaya, edukasi
Road to Alfamart Run 2026 digelar di Plaza Malioboro, Jogja, diikuti lebih dari 300 runner sebagai pemanasan menuju ajang utama di GBK.
Jenang Darmini di Pasar Beringharjo diburu wisatawan. Saat ramai, lebih dari 100 gelas jenang bisa terjual dalam sehari.
Gelombang panas melanda Korea Selatan dengan suhu mencapai 37 derajat Celsius. Kondisi panas diperkirakan berlanjut hingga akhir Agustus.
PKB Kota Jogja menargetkan satu fraksi di DPRD pada Pemilu 2029 dengan kepengurusan didominasi Gen Z dan mulai menyiapkan pencalegan dini.
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.