Pemuda Tenggelam di Sungai Oya, SAR Kerahkan Drone Sonar dan Penyelam

Yosef Leon
Yosef Leon Selasa, 21 Juli 2026 12:57 WIB
Pemuda Tenggelam di Sungai Oya, SAR Kerahkan Drone Sonar dan Penyelam

Tenggelam - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, BANTUL— Tim SAR gabungan memperluas operasi pencarian Taufan Aktafiama, 27, warga Grujugan RT 06, Bantul, yang dilaporkan tenggelam di kawasan Lembah Sungai Oya, Plarangan, Imogiri, Bantul. Memasuki hari kedua operasi, Selasa (21/7/2026), pencarian dilakukan dengan mengombinasikan teknologi drone kapal berteknologi sonar, penyelaman, penyisiran sungai, hingga pemantauan dari darat.

Strategi pencarian diperluas untuk mengoptimalkan kemungkinan menemukan korban yang hingga kini belum berhasil ditemukan setelah hilang saat berenang di aliran Sungai Oya.

Empat SRU Diterjunkan untuk Perluas Area Pencarian

Humas Basarnas Jogja, Pipit Eriyanto, mengatakan operasi pencarian hari kedua dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) yang masing-masing memiliki tugas berbeda.

SRU 1 bertugas melakukan penyisiran awal menggunakan drone kapal yang dilengkapi sonar dari titik lokasi korban diduga tenggelam.

"SRU 1 melakukan penyisiran awal dengan drone kapal yang dilengkapi sonar dari lokasi kejadian dengan radius 100 meter ke arah timur dan barat," kata Pipit.

Penyelam dan Tim Sungai Sisir Radius Hingga 150 Meter

Selain memanfaatkan teknologi sonar, tim SAR juga menurunkan penyelam untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.

SRU 2 difokuskan melakukan penyelaman di sekitar titik kejadian, sedangkan SRU 3 menyisir aliran Sungai Oya ke arah timur dan barat dengan jangkauan sekitar 100 hingga 150 meter guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus.

"Adapun SRU 4 melakukan pemantauan dari darat di sekitar lokasi kejadian. Tim ini menyisir sisi utara dan selatan dengan radius 100 hingga 150 meter," jelas Pipit.

Korban Hilang Saat Berenang Bersama Rekannya

Sebelumnya, Taufan Aktafiama dilaporkan hilang setelah berenang bersama rekannya, Budhi Irawan, 23, warga Ngeposari, Semanu, Gunungkidul, di kawasan Sungai Oya sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, keduanya diduga berada dalam kondisi terpengaruh minuman keras (miras) ketika memasuki sungai.

Saat keduanya tenggelam di aliran Sungai Oya, Budhi berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, Taufan diduga terbawa arus dan hingga kini masih dalam pencarian.

Tim SAR Optimalkan Seluruh Metode Pencarian

Koordinator Unit Siaga SAR Kota Jogja, Nugroho Adi, mengatakan tim bergerak menuju lokasi segera setelah menerima laporan kejadian.

"Tim SAR Gabungan langsung melakukan asesmen dan membagi unsur pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU)," kata Nugroho.

Pada hari kedua operasi, pencarian berlangsung dengan kondisi cuaca cerah. Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan seluruh metode pencarian melalui jalur air, penyelaman, pemantauan dari darat, hingga pemanfaatan drone kapal yang dilengkapi sonar untuk memperluas area pencarian korban.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online