Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemudik yang datang ke DIY diminta mewaspadai sejumlah jalan yang rawan longsor dan banjir, bergelombang, maupun berlubang. Untuk itu, BPBD DIY telah memetakan ruas jalan yang berpotensi mengganggu kenyamanan pemudik saat melintas di wilayah setempat.
Kepala BPBD DIY, Noviar Rahmad mengatakan pihaknya sudah memetakan sejumlah ruas jalan yang berisiko banjir, longsor, bergelombang dan berlubang di wilayahnya. Pemudik diminta untuk selalu waspada lantaran sampai pada 29 April mendatang DIY masih berstatus siaga bencana hidrometeorologi.
"Pemetaan potensi itu juga harus jadi perhatian pemudik yang datang ke Jogja. Selama di Jogja juga harus selalu perhatikan karena kita masih dihadapkan dengan cuaca ekstrem yang selalu berubah-ubah," katanya, Selasa (2/4/2024).
Adapun, ruas jalan yang rawan longsor di Bantul ada ruas Jalan Imogiri-Dodogan, Jalan Patuk-Terong dan Jalan Barongan-Bibal. Di Kulonprogo ada Jalan Dekso-Klangon, Dekso-Samigaluh, Jalan Nanggulan-Tegalsari dan Jalan Tegalsari-Klepu. Sementara di Gunungkidul ada Jalan Ngalang-Hargomulyo, Jalan Hargomulyo-Watugajah dan Jalan Panggang-Girijati.
Sementara ruas jalan yang rawan banjir dan genangan di Bantul ada Jalan Jogja-Bakulan dan Jalan Sampakan-Singosaren. Di Kulonprogo ada Jalan Sentolo-Brosot, Jalan Brosot-Ngremang, Jalan Klepu-Siluwok dan Jalan Tegalsari-Klepu. Di Gunungkidul Jalan Sambipitu-Nglipar dan Sleman Jalan Jogja-Demakijo, Jalan Jogja-Pakem dan Jogja-Pulowatu.
Untuk ruas jalan bergelombang dan berlubang lebih banyak lagi, di Gunungkidul ada Jalan Gading-Playen, Jalan Gading-Karangtengah, Jalan Playen-Paliyan, Jalan Dodogan-Playen, Jalan Wonosari-Karangmojo-Semin, Jalan Jerukwudel-Sadeng dan Jalan Sambipitu-Nglipar-Semin. Di Sleman ada Jalan Klangon-Tempel, Jalan Demakijo-Kebongagung 1, Jalan Jogja-Pakem-Kaliurang, Jalan Jogja-Pulowatu dan Jalan Tangisan-Blaburan.
Kemudian di Bantul ada Jalan Sedayu-Pandal, Jalan Jogja-Bakulan, Jalan Imogiri-Dodogan, Jalan Sampakan-Singosaren dan Jalan Palbapang-Samas. Selanjutnya di Kulonprogo ada Sentolo-Brosot, Jalan Brosot-Ngremang, Jalan Klepu-Siluwok, Jalan Tegalsari-Klepu, Jalan Dekso-Samigaluh-Pagerharjo, Jalan Sentolo-Pengasih, Jalan Nanggulan-Tegalsari dan Jalan Sermo-Klepu.
"Penanganan pertama nanti dilakukan oleh FPRB dan relawan di lokasi masing-masing ketika terjadi bencana. Mulai dari pembersihan jalan, penebangan pohon sampai kepada pertolongan bagi masyarakat yang kena bencana. Baru nanti ditangani oleh BPBD provinsi dan kabupaten kota," jelasnya.
BACA JUGA: Mudik Lebaran Lalu Lintas Jalan Wonosari Bantul Bakal Direkayasa, Ini Detailnya
Pihaknya juga bekerja sama dengan NGO dan relawan untuk melakukan pengaman bencana selama lebaran nanti mulai 4-16 April. Total ada belasan posko yang dibuka selama masa libur lebaran nanti. Petugas akan mobile jika mendapatkan laporan soal insiden kebencanaan di lokasi masing-masing.
"Untuk objek wisata yang diperkirakan banyak dikunjungi pemudik itu di sepanjang pantai. Makanya 3 April besok saya akan ada apel siaga di Pantai Glagah yang melibatkan Basarnas, Polairud, Satlinmas Rescue Istimewa dan BPBD. Mereka akan berjaga selama libur Lebaran di semua titik."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.