Tekan Kasus Bunuh Diri, Gunungkidul Jadi Pilot Project PPKH
Gunungkidul menjadi percontohan nasional PPKH dengan penguatan layanan kesehatan jiwa, dukungan keluarga, pendidikan, dan olahraga.
Jip wisata mengantarkan wisatawan di objek wisata Lava Tour Merapi. Dok-Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata Sleman menargetkan kunjungan wisata sebanyak 7,5 juta orang di tahun 2024 ini. Ratusan agenda kegiatan sudah disiapkan untuk menarik minat wisatawan setiap bulannya.
Di bulan Mei sudah ada beberapa yang akan dijalankan mulai dari event sport tourism hingga kegiatan seni budaya. Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Sleman, Kus Endarto mengatakan, sudah ada target kunjungan wisata yang harus dicapai di tahun ini. Oleh karenanya, ada berbagai upaya agar bisa memenuhi target tersebut.
Selain melakukan berbagai promosi berkaitan dengan destinasi wisata secara berkala, juga dilakukan pelaksanaan berbagai kegiatan yang terangkum dalam calendar of events 2024. Kalender wisata pada Mei sudah dipersiapkan. Agenda dimulai dengan perayaan Waisak di Kawasan Candi Prambanan. Selanjutnya ada Dies Natalis UNY, Beauty Expo dan Animal Kingdom di Sleman City Hall, UII Bumi Lestari, Gumregah Cultur Festival dan Jogja Violin Festival di Tebing Breksi.
BACA JUGA : Potensi Wisata Offroad Mulai Diminati Segmen Komunitas dan Keluarga di Jogja
Selain itu, ada juga Rakernas Indonesia Marketing Asspcoation (IMA) mulai 2-4 Mei di The Alana Yogyakarta, Juwita Jumputan Nusantara di Pakuwon Mall yang diselenggarakan pada 11 Mei. Di tanggal yang sama juga berlangsung agenda lainnya. Di Kompleks Candi Prambanan berlangsung kegiatan Rhapsody Nusantara, sedangkan di Kalurahan Banyurejo, Tempel digelar SiBakul Jelajah Van Der Wijck.
Sehari berikutnya atau tepatnya 12 Mei akan diselenggarakan Volcano Run di Kawasan Museum Gunungapi Merapi. Selanjutnya ada peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-108 di 16 Mei dan peluncuran perangko Buk Renteng di Gedung Parasamya, Pemkab Sleman tertanggal 17 Mei 2024.
“Ini beberapa kalender kegiatan yang diharapkan dapat mendongkrak tingkat kunjungan wisata,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid mengatakan, target kunjungan wisata di 2024 sebanyak 7,5 juta orang. Untuk mencapainya, tidak hanya sebatas daya Tarik dari destinasi wisata. Pasalnya, juga ada even dan kegiatan yang bisa menarik minat pengunjung untuk datang ke Sleman.
“Calendar of events 2024 sudah diluncurkan bersama Ibu Bupati dengan tujuan menarik wisatawan untuk berkunjung,” kata Ishadi.
BACA JUGA : Kenalkan Pariwisata Sleman Lewat Event Lomba Tari
Kegiatan wisata yang diselenggarakan sepanjang 2024 ada sekitar 120 even. sembilan event skala lokal, 12 event skala nasional dan sepuluh event skala internasional. Untuk kategorinya ada MICE sebanyak 40 event, festival 34 event, event budaya dan musik sebanyak 23 event, sport event sebanyak 17 event, dan event keagamaan sebanyak 7 event.
“Dari ratusan even yang dipersiapkan ada yang menjadi unggulan seperti Upacara Adat Labuhan Merapi [diselenggarakan Februari], Sleman Temple Run [November], dan Barata XXXIX [Desember],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menjadi percontohan nasional PPKH dengan penguatan layanan kesehatan jiwa, dukungan keluarga, pendidikan, dan olahraga.
DPRD Kulon Progo meminta Pemkab memperhatikan drainase saat membangun jalan untuk mencegah genangan dan kerusakan infrastruktur.
PKB Bantul mengukuhkan seluruh pengurus DPAC dan menyiapkan enam fokus pembenahan organisasi. Pembentukan pengurus ranting ditargetkan rampung Desember 2026.
KAI menggelar Safety Hunting bersama 30 railfans di Kulonprogo untuk mengedukasi keselamatan saat berburu foto kereta api.
Lansia 89 tahun ditemukan meninggal dengan luka bakar di sawah Godean, Sleman. Polisi masih mendalami penyebab kejadian tersebut.
Timnas Indonesia U-17 menghadapi Filipina, Kamboja, Afghanistan, dan Myanmar di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Simak jadwal lengkapnya.