DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Korban Virgo Transport 8
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Arsip-Sejumlah wisatawan berada di bibir Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Minggu (2/1/2022). - Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo diminta untuk mengubah Pantai Congot dan Glagah menjadi wisata unggulan sejalan dengan adanya rencana wisata kuliner malam di Plasa Kuliner Glagah. Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kulonprogo, Muhtarom, di Kulonprogo, Minggu (26/5/2024).
Ia mengatakan keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan berdirinya banyaknya hotel akan mendukung wisata Glagah dan Congot. Menurut dia, pemkab bisa meniru Kota Madiun dengan wisata malam, yang dihiasi lampu warna warni dan terang benderang.
"Ini juga bisa ditiru di area Plasa Kuliner Glagah sampai Congot, sepanjang tidak mengganggu penerbangan," kata Muhtarom.
Menurut dia, kawasan Glagah dan Congot diberi lampu yang terang benderang dan warna warni akan terlihat menarik kalau dilihat dari bandara sehingga akan menimbulkan penasaran yang akhirnya akan berkunjung.
"Hal yang tidak kalah pentingnya adalah jalan masuk Glagah bisa dilebarkan dalam rangka menunjang wisata tersebut," katanya.
Di samping itu, lanjut Muhtarom, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo dapat berkolaborasi membuat sawah surjan, yang sudah ditetapkan menjadi aset budaya agar bisa menarik wisatawan, khususnya untuk wisata edukasi.
Di samping itu, Dinas Pertanian dan Pangan untuk bisa membuat percontohan kebun buah masyarakat di sekitar Bandara YIA bekerja sama dengan kalurahan dan mengoptimalkan kelompok yang sudah ada.
"Ini tantangan yang perlu diseriusi dan digarap dengan baik, tidak sekadar bangga sawah surjan menjadi aset budaya, tanpa ada nilai tambah bagi pemilik/penggarap dan masyarakat sekitarnya," katanya.
BACA JUGA: Dorong Kreasi Menu Baru Khas Kulonprogo, Dispar Gelar Menoreh Food Festival
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo Joko Mursito sangat setuju dengan pengembangan Pantai Glagah dan Congot. Hal itu sesuai dengan perintah Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat kunjungan kerja ke Kulonprogo beberapa waktu lalu.
"Kami sepakat dan kami siap," katanya.
Ia mengatakan Plaza Kuliner Glagah adalah kompensasi adanya pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta.
Di sana, ada dua blok, yakni blok khusus kuliner dan blok suvenir. Pelaku ekonomi di kawasan Pantai Glagah diberi ruang melakukan kegiatan ekonomi dengan kuliner dan suvenir.
"Plaza Kuliner Glagah dirancang untuk berkelanjutan dan jauh-jauh hari," katanya.
Joko juga mengatakan pengembangan Glagah dan Congot terkendala anggaran mengingat keterbatasan APBD Kulon Progo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.