Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, DPRD Bantul Siapkan Penyesuaian APBD
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.
Petugas SRI Wilayah 5 Glagah memantau kondisi perairan di pantai selatan Kulonprogo, Selasa (22/4/2025). Stasiun Meteorologi YIA memprediksi potensi gelombang tinggi di wilayah setempat pada 22-25 April mendatang. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Stasiun Meteorologi Yogyakarta International Airport (YIA) mengimbau masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di kawasan perairan Selatan Jogja terutama Kulonprogo untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi pada 22-25 April mendatang.
Kepala Stasiun Meteorologi YIA, Warjono mengungkapkan, saat ini terpantau dua pusat tekanan rendah, masing-masing di Samudra Hindia sebelah barat daya Sumatra dan di Laut Arafura selatan Kepulauan Aru.
Fenomena ini memicu terjadinya belokan angin atau shearline di wilayah Pulau Jawa, yang secara signifikan berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah perairan Jogja pada malam hingga dini hari.
"Fenomena ini memengaruhi stabilitas atmosfer dan berdampak langsung pada kondisi perairan di pantai selatan," katanya, Selasa (12/4/2025).
BACA JUGA: Tiga Ruko di Banguntapan Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Rp500 Juta
Menurut Warjono kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gelombang tinggi antara 1,25 hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di beberapa titik perairan, termasuk Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul, serta Samudra Hindia di selatan DIY.
Warjono menambahkan, perahu nelayan berisiko tinggi jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan gelombang melebihi 1,25 meter. Sementara itu, kapal tongkang terancam keselamatannya jika menghadapi angin 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter atau lebih.
"Masyarakat dan nelayan yang kerap beraktivitas di pantai selatan terutama Kulonprogo kami imbau lebih waspada," jelasnya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Glagah, Aris Widiatmoko menyampaikan, kondisi gelombang di kawasan pantai Glagah sekarang masih dalam batas wajar. "Sebagian besar nelayan saat ini juga tengah libur melaut. Namun kami bersama sukarelawan tetap siaga penuh, khususnya untuk mengimbau para wisatawan yang berkunjung agar senantiasa menjaga kewaspadaan," ujar Aris.
Ia menambahkan, edukasi kepada pengunjung terus dilakukan, terutama agar tidak terlalu dekat dengan bibir pantai saat bermain atau berfoto, mengingat potensi perubahan kondisi bisa terjadi sewaktu-waktu.
Dengan kondisi cuaca yang dinamis masyarakat, nelayan, serta wisatawan diimbau untuk terus memantau informasi terkini dari BMKG serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.