Advertisement

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Nias, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Newswire
Kamis, 06 Juni 2024 - 07:27 WIB
Sunartono
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Nias, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami Seismik gempa bumi / Ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan guncangan gempa yang sudah dua kali terjadi Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara pada Rabu (5/6/2024) - Kamis (6/5/2024) dini hari tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

"Gempa tektonik ini gempa bumi dangkal atau intraplate eq. Tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, Kamis.

Advertisement

Daryono menjelaskan bahwa rangkaian gempa bumi itu terjadi akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Eurasia dan menunjukkan gerakan oblique-normal fault atau mendatar turun.

Berdasarkan laporan sistem peringatan dini BMKG diinformasikan telah terjadi dua kali guncangan gempa di Nias Selatan. ​​​Gempa pertama berkekuatan 5,7 magnitudo yang sumber di laut kedalaman 47 kilometer dengan jarak 84 kilometer arah tenggara Nias Selatan, Rabu (5/6) pukul 18.16 WIB.

Gempa kedua atau gempa susulan yang terdeteksi pada kedalaman 19 kilometer dan berjarak 195 kilometer arah barat daya Nias Selatan dengan berkekuatan 4,5 magnitudo, Kamis dini hari pukul 01.01 WIB.

Getaran gempa tersebut dirasakan di Kota Gunung Sitoli dan Kabupaten Tapanuli Utara yang berskala intensitas II (getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang di gantung bergoyang).

Bahkan BMKG mendeteksi getaran gempa juga dirasakan hingga Provinsi Sumatera Barat; Kabupaten Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam, Padang Sidempuan dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah dan seakan-akan truk berlalu) dan Padang Panjang yang berskala intensitas II (getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang di gantung bergoyang).

Meski tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan belum menerima laporan dampak kerusakan namun, BMKG mengimbau masyarakat di sekitar pusat getaran gempa bumi tetap tenang seraya meningkatkan kewaspadaan.

BMKG merekomendasikan sebelum kembali ke dalam rumah pastikan terlebih dulu konstruksi bangunan aman dari kerusakan setelah dilanda gempa, sehingga terhindar dari ancaman bangunan runtuh yang membahayakan .

Secara khusus juga mengharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, sampai hasil analisa peristiwa menyeluruh dilaporkan oleh BMKG.

Hasil analisa tersebut bisa didapatkan masyarakat dengan cara mengakses aplikasi daring InfoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

News
| Sabtu, 04 April 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement