Aldila Sutjiadi ke Perempat Final DC Open 2026, Kalahkan Unggulan!
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Foto ilustrasi pemilahan sampah botol plastik - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul berencana memanfaatkan lahan Sultan Ground (SG) yang ada di Guwosari, Pajangan, sebagai lokasi workshop pengelolaan sampah. Rencananya, workshop tersebut akan mulai dibangun setelah empat TPST yang kini tengah dalam pengerjaan selesai.
"Kami kan rencana punya workshop di Guwosari, Pajangan. Jadi nanti abu hasil sisa pembakaran dari ITF akan diangkut ke sana dan di sana nanti diolah menjadi batako dan paving block," kata Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho, Senin (17/6/2024).
Menurut dia, lokasi pembangunan workshop akan menempati bekas proyek pengolahan campuran aspal atau Asphalt Mixing Plant (AMP) di Dusun Bungsing, Guwosari, Pajangan. Saat ini lokasi tersebut kosong dan tidak dipergunakan untuk proyek pengolahan campuran aspal.
"Itu sudah tanah Sultan Grond. Kan, sudah lama pakainya. Karena AMP sudah tidak operasi, ya kita manfaatkan disitu nantinya," terang Bambang.
Untuk saat ini, Bambang mengaku belum bisa memastikan target pembangunan workshop tersebut. Sebab, saat ini, pihaknya masih fokus menyelesaikan pembangunan 2 ITF yakni ITF Bawuran dan Modalan dan TPST Dingkikan.
"Ya, ini kami tata dulu. Yang penting, kami selesaikan dulu pembangunan TPST yang ada," ungkap Bambang.
Terpisah, Lurah Guwosari Masduki Rahmad mengakui jika sampai saat ini belum mengetahui terkait dengan rencana pembangunan workshop pengelolaan sampah di wilayahnya. Oleh karena itu, iabelum bisa berkomentar banyak. "Ya, kami menunggu saja. Sejauh ini belum ada kabar terkait hal tersebut," ucap Masduki.
BACA JUGA: Ini Cara Mengunci Chat di WhatApp Menggunakan PIN atau Sidik Jari
Kawasan Bawuran
Selain membuat workshop, ke depan Pemkab Bantul juga akan mengembangkan kawasan Bawuran, Pleret menjadi Bantul Resilient Green City (BRGC). Hal ini menyusul ada rencana investasi dari Paneltech untuk membuat pabrik pengolahan sampah di tempat tersebut. Tidak main-main, nilai investasi dari pabrik pengolahan sampah menjadi kayu hijau, listrik dan pupuk organik tersebut diperkirakan mencapai 27,4 juta USD (Rp441,8 miliar).
"Ya, arahnya memang BRGC. Tapi itu kan tahap selanjutnya. Yang penting bagi kita, pemerintah itu sampah terkelola dengan baik. Paneltech itu hanya menambah nilai saja. Meningkatkan nilai dari pengolahan sampah dari yang bernilai rendah menjadi bernilai tinggi," ucap Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.