PKB DIY Bahas Sosialisme Islam, Soroti Kesenjangan Nilai dan Praktik
PKB DIY menggelar diskusi Sosialisme Islam bersama Zuly Qodir dan Gugun El Guyanie untuk membahas keadilan sosial dan politik Islam.
Diskusi Penguatan Peran Bank Sampah dalam Mengurai Permasalahan Sampah di FTSP UII, Kamis (20/6/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Komposisi sampah di DIY berasal dari beragam jenis. Akan tetapi sisa makanan menjadi jenis yang paling mendominasi dengan angka mencapai 53,51% dari total sampah di DIY. Bank sampah memiliki peran penting dalam mengolah jenis sampah tersebut melalui proses pemilahan.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLHK DIY Sjamsu Agung Widjaja mengatakan komposisi sampah dibagi dalam 9 jenis. Akan tetapi yang paling mendominasi adalah sisa makanan di angka 53,21%. Kemudian disusul plastik 12,77%, kayu atau ranting 9,95%, kertas/karton 8,56%, sampah jenis lainnya di angka 7,59%, kaca 5,36%, logam 1,73%, kain 0,41% dan karet/kulit di angka 0,12%.
BACA JUGA : Kumpulkan 300 Kilogram Sampah Anorganik, Bank Sampah Kamulyan Bagi Keuntungan ke Warga
"Komposisi paling banyak memang di sisa makanan. Kami terus mendorong agar sisa makanan ini bisa di manfaatkan, saat ini sudah banyak yang mulai memanfaatkan seperti untuk pakan ternak atau perikanan dari sisa makanan, atau diolah menjadi pupuk," katanya dalam diskusi Penguatan Peran Bank Sampah dalam Mengurai Permasalahan Sampah di FTSP UII, Kamis (20/6/2024).
Data tersebut merupakan rata-rata tahunan. Adapun secara khusus di 2022 misalnya, komposisi sampah di DIY yang masuk ke TPA Piyungan untuk organik atau sisa makanan di angka 54,50%, plastik 18,10%, kertas 12,30%, tekstil 11,50%, gelas 0,80%, lain-lain 2,40% dan logam 0,30%.
"Melalui berbagai komunitas kami terus mendorong dan melakukan edukasi agar sampah ini dikelola dengan baik, diupayakan dengan mengubah paradigma kalau dulu dikumpulkan diangkut lalu dibuang, saat ini dipilah, diangkut dimanfaatkan," katanya.
Ketua Jurusan Teknik Lingkungan FTSP UII Awaluddin Nurmiyanto sepakat bahwa sampah harus dikelola dengan baik dan diupayakan agar memiliki manfaat, tak terkecuali sampah dengan komposisi organik. Saat ini sudah banyak metode yang bisa digunakan untuk mengolah sampah organik. Salah satunya dengan memanfaatkan bank sampah.
"Bank sampah ini harus dikuatkan, terutama yang sudah terbentuk agar terus aktif. Melalui pertemuan diskusi ini kami berharap bisa mengidentifikasi masalah terkait bank sampah kemudian bersama-sama mencarikan solusi, kami secara akademisi siap mendukung penanganan sampah berbasis masyarakat," katanya.
BACA JUGA : Warga Kalasan Diajari Cara Mengolah Sampah Plastik Jadi BBM
Jumlah Bank Sampah di DIY memang terus meningkat, namun dari segi performa perlu mendapatkan perhatian khusus, karena kuantitas yang semakin tinggi belum diimbangi dengan kualitas dalam menangani sampah. Target dan capaian pengurangan sampah lewat kontribusi bank sampah masih jauh dari harapan.
"Walaupun telah banyak usaha yang dilakukan oleh berbagai pihak, namun belum mampu mendongkrak peran bank sampah dalam sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh. Momen ditutupnya TPST Piyungan, seharusnya
menjadi momen yang tepat dalam meningkatkan peran serta masyarakat, salahnya satu dalam operasional bank sampah," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKB DIY menggelar diskusi Sosialisme Islam bersama Zuly Qodir dan Gugun El Guyanie untuk membahas keadilan sosial dan politik Islam.
Program perumahan nasional menghasilkan nilai tambah ekonomi Rp25,3 triliun selama 2015–2025 dan menyerap 100.000 tenaga kerja per tahun.
Veda Ega Pratama finis keempat di Moto3 Qatar 2026 setelah memulai balapan dari posisi ke-14 akibat penalti.
Bali United mengalahkan Persik Kediri 3-0 pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Kemenangan mengantar Serdadu Tridatu ke posisi ketiga.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.