Advertisement

DPAD DIY Beri Inspirasi Menu Bergizi lewat Gelaran Bedah Buku

Media Digital
Kamis, 27 Juni 2024 - 20:07 WIB
Arief Junianto
DPAD DIY Beri Inspirasi Menu Bergizi lewat Gelaran Bedah Buku Acara bedah buku di RTHP RT 45 Keparakan, Kamis (27/6/2024). - Harian Jogja/Alfi Annissa Karin

Advertisement

JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku di ruang terbuka hijau publik (RTHP) RT 45 Keparakan, Mergangsan, Kamis (27/6/2024).

Kegiatan ini turut diikuti oleh puluhan warga Keparakan. Bedah buku menjadi program kegiatan DPAD DIY bersama DPRD DIY. Tujuannya, untuk meningkatkan minat dan budaya baca di tengah masyarakat.

Advertisement

Pustakawan Madya DPAD DIY, Muhammad Hadi Pranoto menuturkan instansinya punya tantangan cukup besar untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Sebab, kemajuan teknologi saat ini menjadikan masyarakat semakin meninggalkan kebiasaan membaca buku.

Masyarakat, lebih nyaman menonton atau mencari informasi melalu telepon genggam masing-masing. "Kalau dulu tantangannya bukunya sedikit. Sementara, sekarang tantangannya perkembangan zaman. Tantangan dalam meningkatkan kosa kata dan menambah wawasan," ujar Hadi di RTHP RT 45 Keparakan, Kamis.

Hadi mengatakan masyarakat bisa mengakses perpustakaan milik Pemprov DIY yang diberi nama Grhatama Pustaka. Lokasinya berada di Jalan Raya Janti, Wonocatur, Banguntapan, Bantul.

Masyarakat bisa memanfaatkan berbagai fasilitas di sana secara gratis. Jika dirasa jauh, Hadi menambahkan masyarakat bisa turut mengakses perpustakaan digital melalui aplikasi iJogja. "Kalau akses buku terbatas, bisa juga memanfaatkan aplikasi iJogja. Ada buku digital gratis, seumur hidup dibiayai oleh APBD. Setidaknya sudah ada 20.000 judul," kata Hadi.

Judul buku yang hari ini menjadi pembahasan berjudul Sehat dan Ceria untuk Masa Depan Indonesia.

Anggota DPRD DIY, Sinarbiyat Nujanat mengapresiasi upaya penulis dalam menyusun buku ini. Menurutnya, buku ini menyajikan informasi yang komprehensif dan mudah dipahami mengenai kebutuhan gizi anak. Mulai dari manfaat air susu ibu (ASI), makanan pendamping ASI, hingga pentingnya memperkenalkan berbagai macam makanan sehat sejak dini.

Dia meyakini, generasi yang lebih sehat dan berdaya saing tinggi bisa tercipta ke depannya. "Semoga buku ini dapat menjadi panduan bagi para orang tua, pendidik, dan semua pihak yang peduli terhadap kesehatan anak-anak. Mari kita bersamasama mewujudkan Indonesia yang lebih sehat melalui perhatian yang serius terhadap gizi dan kesehatan anak usia dini," ungkapnya.

Sinarbiyat mengatakan buku ini merupakan upaya meningkatkan pemahaman tentang gizi dan kesehatan anak sebagai generasi penerus bangsa. Sinar menuturkan gizi punya peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Menurutnya, gizi yang baik bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan fisik.

Namun, juga jadi fondasi utama dalam pembentukan kecerdasan, kesehatan mental, dan kesejahteraan sosial anak-anak kita. "Peran orang tua, guru, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam memastikan mendapatkan nutrisi yang tepat agar mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan ceria," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement