Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Tancap Gas, Pembongkaran Sekolah Rampung
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Kiper asal Brasil, Alan José Bernardon bergabung dengan PSS Sleman./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman resmi mengontrak kiper asal Brasil bernama, Alan José Bernardon. Kiper setinggi 2,01 meter ini akan menjadi palang pintu terakhir di bawah mistar Super Elja untuk mengarungi Liga 1 2024/2025.
Alan menilai keputusan PSS meminangnya telah membuka kesempatan lebar bagi peningkatan kariernya sebagai kiper. Lebih-lebih bermain di hadapan suporter PSS yang punya dedikasi dan antusiasme tinggi kepada tim, merupakan pengalaman baru bagi Alan.
"Tentunya itu menjadi dorongan memberikan penampilan maksimal di setiap pertandingan," kata Alan, Selasa (2/7/2024).
Menurut Alan, adaptasi merupakan suatu keniscayaan yang harus dilakoni siapapun ketika hadir di lingkungan baru, tak terkecuali bagi dirinya. Untungnya iklim tropis yang tak jauh berbeda membuatnya mudah beradaptasi dengan kondisi cuaca di Indonesia.
"Saya sudah terbiasa dengan iklim tropis di Brasil sehingga memudahkan saya beradaptasi dengan kondisi cuaca Sleman. Itu memudahkan saya menjaga kondisi fisik melalui latihan harian yang sudah menjadi bagian dari rutinitas saya," tegasnya.
Melanjutkan karier di luar Brasil, membuat Alan tentu menghadapi perbedaan budaya, makanan dan bahasa.
Dari semua aspek tersebut, bahasa diakui Alan menjadi tantangan terbesarnya setiba di PSS. Namun, dia tidak mau terpaku dengan idiom bahasa sepak bola bersifat universal. Menurutnya, hal itu akan menjadi lebih baik dibarengi dengan keinginan belajar bahasa Indonesia.
"Saya percaya bahwa bahasa sepak bola bersifat universal. Demi memudahkan komunikasi dengan rekan satu tim dan staf pelatih, saya bertekad untuk mempelajari dasar-dasar bahasa Indonesia. Seiring berjalannya waktu dan latihan, saya akan mengatasi kendala bahasa tersebut," kata Alan.
BACA JUGA: Sepak Terjang Wagner Lopes yang Kini Jadi Pelatih PSS
Penjaga gawang pengagum Petr Cech ini mengaku beradaptasi dengan baik dengan makanan lokal. Baginya ini cara untuk semakin mengenal cita rasa masakan Indonesia.
Selain itu pria kelahiran Medianeira, Brasil tersebut tercatat pernah bermain untuk klub XV Piracicaba di Campeonato Paulistão, sebuah turnamen kompetitif di negara bagian São Paulo. Kompetisi ini bergulir sebagai pra musim kompetisi nasional dari Januari hingga April yang diikuti Corinthians, Palmeiras, Santos and São Paulo.
Dengan pengalaman bermain di liga kompetitif, aspek ini bisa membantu tujuan utama Alan untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi tim. "Saya percaya bahwa dengan dedikasi dan kerja keras semua yang terlibat dalam tim PSS, kami dapat mencapai tujuan ini. Tujuannya juga ingin membawa kebanggaan bagi keluarga besar PSS," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.