Advertisement

BEDAH BUKU: Baca Buku Tak Harus Tema yang Berat, Tema Ringan Juga Banyak Manfaat

Media Digital
Jum'at, 12 Juli 2024 - 21:27 WIB
Arief Junianto
BEDAH BUKU: Baca Buku Tak Harus Tema yang Berat, Tema Ringan Juga Banyak Manfaat Wakil Ketua DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai (berdiri) saat menjadi narasumber dalam kegiatan bedah buku berjudul Dorong Laba Lewat Gerobak di PedukuhanCandirejo, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Jumat (12/7/2024). - David Kurniawan

Advertisement

SLEMAN—Wakil Ketua DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai mendukung penuh upaya Pemda DIY untuk terus meningkatkan minat baca di masyarakat. Salah satu program yang dijalankan yakni bedah buku yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY di seluruh kabupaten dan kota di DIY.

Menurut dia, dengan membaca buku tidak hanya menambah literasi, tetapi juga bermanfaat menambah wawasan dan pengetahuan, karena buku merupakan salah satu jendela dunia, dan dari sisi penulisan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Advertisement

“Untuk mempertahankan predikat DIY sebagai daerah dengan minat baca tertinggi di Indonesia, bacaan yang harus dibaca tidak harus buku dengan tema yang berat, karena tema yang ringan juga bisa,” kata Anton saat menjadi pembicara dalam bedah buku berjudul Dorong Laba lewat Gerobak yang digelar di Pedukuhan Candirejo, Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Jumat (12/7/2024).

Dia mencontohkan buku berjudul Dorong Laba lewat Gerobak yang dibedah. Dari sisi penulisan, isi buku ini termasuk ringan karena pembacanya dapat dengan mudah memahami isinya, sehingga maksud dan tujuan dari penulis bisa tersampaikan dengan baik.

“Buku ini juga bisa menjadi inspirasi karena tidak hanya menambah pengetahuan. Isi buku ini juga dapat diimplementasikan dalam upaya pengembangan usaha yang dimiliki masyarakat,” katanya.

Sekretaris DPAD DIY, Martono Heri Prasetyo, mengatakan acara bedah buku terselenggara berkat kerja sama DPAD dan DPRD DIY. Kegiatan ini digelar di seluruh kabupaten dan kota di DIY dengan tujuan utama untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

“Dari sisi minat baca, warga di DIY merupakan yang tertinggi di Indonesia, tapi masih butuh ditingkatkan,” katanya.

Martono mengatakan, manfaat membaca buku tidak hanya untuk peningkatan program literasi, tetapi juga dapat menambah pengetahuan dan wawasan. Oleh karena itu, dia meminta kepada warga agar tidak hanya membaca WhastApp (WA) atau pesan di media sosial, tetapi gerakan membaca buku juga butuh ditingkatkan.

“Dari buku yang dibaca, kita bisa mendapatkan inspirasi. Contohnya, bedah ini bisa mengetahui banyak tentang kegiatan berusaha,” katanya. Menurut dia, upaya peningkatan minat baca tidak hanya melalui program bedah buku.

Pasalnya, di Kantor DPAD DIY yang beralamat di Jalan Raya Janti di Kalurahan Wonocatur, Banguntapan, memiliki banyak program literasi. “Di Kantor DPAD DIY masyarakat bisa membaca atau meminjam buku. Selain itu, ada diorama tentang sejarah DIY serta ruang bercerita hingga bioskop enam dimensi yang bisa diakses pengunjung,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement