Ini Strategi Pemkot Jogja di Tengah Penerapan Efisiensi Anggaran
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Gelaran rakor tahapan pencalonan wali kota dan wakil wali kota Jogja oleh KPU Kota Jogja, Kamis (18/7) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua KPU Kota Jogja Noor Harsya Aryo Samudro menuturkan proses pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih sebagai persiapan gelaran Pilkada Kota Jogja 2024 hampir selesai. Hingga Kamis siang (18/7), capaian coklit telah mencapai 99,98 persen.
"Hari ini mencoklit Gusti Paku Alam X beserta istri dan kerabatnya di Pura Pakualaman. Kami kejatah di Rejowinangun dan Cokrodiningratan, insya Allah hari ini bisa 100 persen tercoklit," ujar Harsya saat ditemui, Kamis (18/7/2024).
BACA JUGA: Sah, Koalisi Sleman Bersatu Mengusung Harda Kiswaya Sebagai Bacabup di Pilkada 2024
Harsya menuturkan, sejauh ini ada sejumlah kendala yang dihadapi oleh para pantarlih. Seperti sulitnya bertemu dengan warga yang bersangkutan lantaran ketatnya keamanan di perumahan. Lalu, ada juga warga yang telah meninggal, tapi keluarga tak bisa menunjukkan akta kematiannya.
Harsya menyebut, warga yang sudah meninggal ditemui hampir di setiap TPS. Jumlahnya, dia belum tahu pasti, sebab masih dilakukan rekapitulasi.
"Tapi ratusan warga Kota Jogja yang kami identifikasi wafat sebelum proses coklit. Nanti tahapan hasil perbaikan akan koordinasi dengan kerabat, ketika sudah ada angka kematian, kami bisa melakukan pencoretan," imbuhnya.
Harsya menambahkan tahapan pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota Jogja akan dilakukan pada 27-29 Agustus 2029. Hingga saat ini, tak ditemui adanya calon yang maju dari jalur perseorangan.
BACA JUGA: Koalisi Sleman Bersatu Masih Menggodok Calon Pendamping Harda Kiswaya di Pilkada Sleman
Untuk memastikan pencalonan wali kota dan wakil wali kota Jogja berjalan lancar, pihaknya turut menggelar rapat koordinasi. Dia juga turut mengundang berbagai pihak, mulai dari peserta pemilu hingga pemangku kepentingan di Kota Jogja.
"Poin yang disampaikan, tahapan Pilkada di Kota Jogja seperti apa. Kemudian pencalonan wali kota Jogja persyaratannya apa saja. Kemungkinan tanggal 12 Agustus ke atas parpol semakin mengerucut untuk mencari pasangan calon masing-masing," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai strategi ditempuh Pemkot Jogja untuk menyikapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Kamis (20/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota ke pantai.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.