29 Juli: Mengenang Pahlawan TNI AU dan Hari Harimau Sedunia
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Krebet, Pajangan, Bantul, pada Sabtu (20/7/2024) siang/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap pemerintah Prabowo Subianto mendatang melanjutkan pengembangan dan pembangunan lima destinasi super prioritas yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.
Pemerintahan Prabowo diharapkan tak hanya melengkapi sarana dan prasarana serta infrastruktur kelas dunia, namun Sandiaga juga berharap agar pengembangan terhadap lima destinasi super prioritas juga dilengkapi dengan penambahan jadwal penerbangan.
BACA JUGA: Menparekraf Harapkan Desa Wisata Krebet Bantul Naik Kelas dan Susul Desa Nglanggeran
Sebab, selama jadwal penerbangan ini, kata Sandiaga masih sangat terbatas. Sehingga keberadaan dari lima destinasi super prioritas yakni kawasan Borobudur, Danau Toba, Likupang, Mandalika dan Labuan Bajo mampu menopang destinasi unggulan, yakni Bali.
"Kawasan Borobudur yang dikelola Badan Otoritas Borobudur (BOB) ini telah menyumbang terbanyak jumlah wisatawan yang berkunjung yaitu 5 juta wisatawan setiap tahunnya. Kemudian disusul Danau Toba, Labuan Bajo dan Mandalika," kata Sandiaga saat di Desa Wisata Krebet, Bantul, Sabtu (20/7/2024) siang.
Khusus untuk Likupang, Sandiaga mencatat diperlukan peningkatan. Sehingga diharapkan semua destinasi ini dilengkapi dengan sarana prasarana infrastruktur kelas dunia.
"Seperti di Jogja ini ada bandara Yogyakarta International Airport (YIA), di Mandalika ada penyelenggara Moto GP, kemudian pengembangan eco tourism di kawasan Labuan Bajo dan even F1 Power Boot yang berlangsung dua tahun terakhir di Danau Toba," lanjutnya.
Jika semua sarana prasarana infrastruktur ini dipenuhi, Sandiaga optimistis target 20 juta wisatawan mancanegara dalam setahun akan tercapai.
Diakui oleh Sandiaga, saat ini penerbangan langsung ke Indonesia terbatas. Padahal, Sandiaga mengaku mendapatkan informasi peminat wisatawan mancanegara sangat tinggi dari Istanbul, Turki, Doha dan Dubai.
"Banyak sekali yang ingin terbang namun terkendala terbatasnya ketersediaan kursi,” tandas Sandiaga.
BACA JUGA: Danurejan Expo 2024 Menampilkan Beragam Potensi Masyarakat
Untuk wisatawan domestik, Sandiaga menilai pemerintahab mendatang harus menyelesaikan persoalan harga tiket pesawat. Diharapkan dengan adanya harga tiket yang terjangkau, maka pergerakan wisatawan domestik akan terlihat.
"Namun, juga diperlukan berbagai even kelas dunia, seperti di Jogja, melalui ArtJog. Saya tadi mengunjungi ArtJog, ternyata kualitas pamerannya sudah kelas dunia," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.