Advertisement
Bedah Buku untuk Tingkatkan Minat Baca Makin Diminati Warga
Bedah buku digelar di Pendopo Mbah Bayan RT/RW 02/11 Sumber, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Sleman, Jumat (26/7/2024). Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Advertisement
SLEMAN—Upaya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY untuk terus meningkatkan minat baca masyarakat disambut antusias para warga. Agenda bedah buku yang diinisiasi DPAD DIY di seluruh wilayah DIY itu terus mendapat sambutan positif dari warga dan juga hampir selalu dipenuhi kehadiran para peserta.
Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Statis DPAD DIY Rakhmat Sutopo mengungkapkan bedah buku yang diinisiasi DPAD DIY telah digelar di 138 titik di DIY sampai dengan Jumat (26/7/2024). Cakupan ini menjadi sinyal semakin banyaknya orang yang didorong minat bacanya oleh DPAD DIY.
Advertisement
“Artinya sudah semakin banyak orang yang diberi pemahaman dan diberi motivasi untuk membaca, terutama membaca buku,” ungkapnya, kemarin.
Rakhmat menilai membaca buku dapat menjadi tonggak awal kemajuan bangsa. Banyak informasi dan pengetahuan yang bisa dimiliki masyarakat dan dapat bermanfaat dalam lingkup kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu, dari membaca buku, masyarakat punya potensi mengembangkan diri dan lingkungannya.
Kemarin, di Pendopo Mbah Bayan RT/RW 02/11 Sumber, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Sleman buku yang dibedah adalah buku pintar kesehatan anak. Mengambil momentum peringatan Hari Anak, isu kesehatan anak menjadi salah satu topik yang penting dan menjadi perhatian.
BACA JUGA: Bediding Disebut Berkaitan dengan Fenomena Aphelion
Wakil Ketua DPRD DIY Anton Prabu Semendawai menambahkan dirinya ingin kegiatan bedah buku ini bisa menyasar seluruh wilayah DIY. Harapannya minat baca masyarakat DIY bisa terus meningkat meskipun saat ini DIY telah menempati urutan teratas di Indonesia.
Tema kesehatan yang dikupas juga sangat dekat dengan lingkungan masyarakat. Terkadang banyak warga yang belum mengetahui aspek-aspek penting pada kesehatan anak sehingga lewat buku yang dibahas itu, orang tua makin mengenali kesehatan anak itu seperti apa.
Setali tiga uang, dengan agenda ini minat baca masyarakat bisa terkerek dan kesehatan anak bisa terjaga. “Minat baca dan pengetahuan warga tambah meningkat, otomatis kesehatan anaknya juga meningkat,” paparnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement








