Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi penangkapan oleh polisi. (Freepik)
Harianjogja.com, SLEMAN—Dua terduga pelak kejahatan jalanan bekejaran di jalanan Sleman. Saat ditangkap, polisi menemukan senjata tajam dari para terduga pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Gamping, Iptu Lilik Mulyadi mengungkapkan aksi kejahatan jalanan terjadi pada Sabtu (27/7/2024) dini hari. Terduga pelaku merupakan dua orang remaja berinisial FD, 15, dan RP, 15.
Mulanya keduanya berangkat dari kediaman RP sekitar pukul 01.00 WIB menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dengan tujuan muter-muter. Keduanya sempat berhenti di sekitar kampus UTY untuk membeli bensin.
Seusai mengisi bahan bakar keduanya lantas berkeliling di sejumlah ruas jalan. Mulai dari melintasi Jl. Kabupaten lalu ke arah Tugu Jogja, ke Jl. Magelang, Jombor hingga Selokan Bedog.
"Dari Jombor ke ke kiri, sampai Selokan Bedog ambil kiri sampai simpang empat Selokan Manyangan arah pulang rumahnya RP. Sampai di situ kedua pelaku diteriaki klitih dan kedua pelaku lari ke arah selatan," jelas Lilik.
BACA JUGA: Gim Online Kini Jadi Sarang Situs Judi Online, Anak-Anak Jadi Sasaran
Dikejar oleh pengendara, sampai di kawasan Trihanggo RP melepas sabuk yang digunakanya dengan tujuan untuk melindungi diri. Saat pengendara yang mengejarnya mendekat, pelaku menyabetkan ikat pinggangnya.
Keduanya lantas terus berusaha kabur ke sejumlah ruas jalan. Hingga akhirnya keduanya diberhentikan di dekat Sindu Kusuma Edupark (SKE).
RP dan FD selanjutnya dibawa ke angkringan di Jl. Kabupaten depan Gedung Tiara Graha untuk dimintai keterangan.
Sempat dibawa ke Polsek Tegalrejo, RP dan FD dipindahkan ke Polsek Mlati sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Gamping.
Polisi menyita sejumlah bukti dari keduanya, di antaranya berupa senjata tajam jenis parang yang gagangnya terbuat dari plastik dan dililit dengan lakban warna hitam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Tidak ada korban luka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Penyelenggaraan 35th International Cycling History Conference (ICHC) menghasilkan Piagam Klaten.
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY menyosialisasikan dua kebijakan premium baru, yakni Golden Visa dan Global Citizen Indonesia.
Prabowo soroti gaji guru kecil. Mendikdasmen Abdul Mu’ti sebut solusi harus lintas kementerian.
Begal bokong di Wonogiri ditangkap kurang dari 5 jam. Pelaku mengaku sudah empat kali beraksi di jalur sepi.