Perlinsos Digital, Pemerintah Targetkan 50 Persen Penduduk Terdata
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Nyamuk Aedes Aegypti - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo, mengimbau kepada masyarakat mewaspadai kasus demam berdarah dengue (DBD) karena cuaca ekstrem meningkatkan perkembangbiakan nyamuk hingga virus yang dibawanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami di Kulonprogo, Jumat, mengatakan berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kulonprogo, kasus DBD dari Januari hingga Juni 2024 tercatat sebanyak 1.010 kasus.
Kondisi cuaca yang ekstrem membuat daya tahan tubuh menjadi turun.
"Turunnya daya tahan tubuh membuat masyarakat lebih rentan terpapar penyakit. Salah satu penyakit yang kini menjadi perhatian adalah DBD. Hal ini perlu diwaspadai," kata Sri Budi.
Ia mengatakan kasus DBD di 2024 ini meningkat signifikan dibanding tahun lalu. Selain daya tahan tubuh, cuaca ekstrem dinilai turut meningkatkan perkembangbiakan nyamuk hingga virus yang dibawanya.
"Makanya saat ini menjaga daya tahan tubuh menjadi yang utama," katanya.
BACA JUGA: DBD Menggila di Kulonprogo, Ini Kapanewon dengan Kasus Terbanyak
Sri Budi mengatakan ada sejumlah kasus DBD berat yang ditemukan. Penyebabnya karena terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan (faskes) hingga penanganan yang kurang optimal.
Namun demikian, ia memastikan tidak ada kasus kematian yang dilaporkan akibat DBD selama 2024 ini. Adapun kasus DBD paling banyak muncul di wilayah selatan Kulon Progo, seperti di Kapanewon Galur, Lendah, dan Wates.
"Tidak ada laporan kematian, namun kasus DBD harus tetap diwaspadai dan menjadi perhatian semua pihak supaya menggalakkan PSN," kata Budi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo Arif Mustofa mengatakan Januari hingga Juni 2024 ini tercatat sebanyak 1.010 kasus DBD. Sementara pada periode yang sama di 2023 lalu tercatat sebanyak 217 kasus DBD.
Peningkatan kasus secara signifikan mulai dirasakan pada Maret 2024 dengan 212 kasus DBD. Adapun angka tertinggi dilaporkan pada Mei 2024 sebanyak 239 kasus DBD, sedangkan pada Juni dilaporkan sebanyak 193 kasus DBD.
"Sejauh ini di bulan Juli dilaporkan 36 kasus DBD, meningkat dibandingkan Juli 2023 yang hanya 21 kasus," kata Arif
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Prabowo menegaskan penguatan TNI untuk menjaga wilayah Indonesia dan menghadapi ancaman siber, disinformasi, hingga penyelundupan kekayaan negara.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.