Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Kader jumantik melakukan aksi PSN di wilayah Bantul belum lama ini. Dinkes setempat mencatat kenaikan kasus DBD dibanding dengan tahun lalu dengan jumlah 382 kasus sampai akhir Mei 2025. Dokumentasi Istimewa (email)
Harianjogja.com, BANTUL–Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bantul terus menunjukkan tren peningkatan.
Hingga akhir Mei 2025, tercatat 382 kasus DBD, jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 250 kasus. Wilayah Kapanewon Imogiri tercatat sebagai yang paling terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Tri Widiyantara menyebut lonjakan kasus ini dipicu oleh curah hujan yang masih tinggi, meskipun seharusnya sudah memasuki musim kemarau.
“Cuaca yang masih hujan terus ini berpengaruh besar. Sejak awal tahun, kami sudah mengingatkan soal potensi lonjakan kasus DBD. Sekarang kami perlu langkah yang lebih intensif untuk pencegahan,” ujarnya, Jumat (23/5/2025).
Agus menyebut Dinas Kesehatan terus mengoptimalkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), termasuk mengintensifkan peran kader kesehatan dan jumantik di Puskesmas serta wilayah padukuhan. Ia mengakui bahwa aktivitas pemantauan jentik nyamuk sempat melemah dan kini perlu digalakkan kembali.
BACA JUGA: PT KAI Meminta Warga Lempuyangan Mengosongkan Rumah Sengketa Dalam Tujuh Hari
“Dulu rajin memantau, sekarang agak menurun. Ini yang harus kami dorong agar kader jumantik kembali aktif,” jelasnya.
Panewu Imogiri, Slamet Santoso menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya lintas sektor untuk menekan persebaran DBD di wilayah setempat.
“Kami lakukan pemantauan PSN serentak di semua wilayah, berikan pelayanan bagi pasien suspek, dan gerakkan sukarelawan serta kader untuk mendampingi pasien. Edukasi juga terus kami lakukan, khususnya kepada generasi muda dan siswa,” kata Slamet.
Pemkab Bantul mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan memantau potensi genangan air sebagai sarang nyamuk, mengingat fluktuasi kasus DBD masih cukup tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya