Advertisement
Terkendala Pembebasan Lahan, Proyek Tol Jogja-Solo Ruas Trihanggo-Junction Sleman Capai 30%
Suasana proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 di Tirtoadi pada Kamis (6/6/2024).Catur Dwi Janati - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Progres dan update proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman hingga Juli ini disebut telah menyentuh angka 30%. Sejumlah kendala yang dialami pelaksana proyek yang membentang dari Trihanggo hingga Tirtoadi tersebut sejauh ini di antaranya adalah pembebasan sejumlah bidang tanah.
"Secara umum progres pembangunan jalan tol jogja solo paket 2.2 sampai saat ini, 30 Juli 2024 sudah mencapi 30 persen," kata Humas Proyek Tol Jogja Solo Paket 2.2 PT Adhi Karya (Persero), Agung Murhandjanto, Selasa (30/7/2024).
Advertisement
Salah satu pengerjaan konstruksi yang mulai masif digarap adalah pembangunan struktur jembatan atau junction.
Menilik dari pengertiannya, junction merupakan persimpangan jalan yang menghubungkan antara jalan tol satu dengan jalan tol lainnya.
Junction Sleman akan menjadi penghubung antara tol Jogja-Solo dan tol Jogja-Bawen. Keberadaan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 ini akan mengintegrasikan tol Jogja-Bawen dan tol Jogja-Solo.
Pembangunan fisik struktur junction disebut Agung telah menyentuh angka 40%. "Untuk progres fisik struktur jembatan atau junction di area Padukuhan Simping, Kalurahan Tirtoadi kapanewon Mlati Sleman sudah mencapai 40 persen " tegasnya.
Selain pengerjaan junction, sejumlah progres konstruksi proyek Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman juga makin terlihat akhir Juli ini.
Pada pemasangan box culvert misalnya, kontraktor hanya menyisakan satu saja yang belum digarap. Boks beton berbentuk persegi dengan rongga besar di tengahnya ini dapat berfungsi sebagai jalur drainase maupun struktur underpass untuk lalu-lintas kendaraan di bawah jalur tol.
Total ada 19 box culvert yang sudah terbangun di ruas Trihanggo-Junction Sleman hingga kini. "Box culvert dari target 20 buah menyisakan satu yang belum dikerjakan karena lahan yang belum bebas," ucap dia.
Borepile
Selain itu hingga Juli ini pengembang Tol Jogja-Solo juga sudah merampungkan 424 titik borepile dari target 536 titik borepile at grade. "Untuk pekerjaan borepile dari target 536 titik untuk pekerjaan at grade atau non-elevated baru bisa dilaksanakan 424 titik, permasalahannya karena lahan yang akan digunakan masih belum bebas," kata dia.
Sementara untuk pengerjaan material timbunan saat ini kontraktor telah merampungkan sekitar 70% penggarapan. "Pekerjaan timbunan tanah untuk pembangunan jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 sudah terlaksana 70 persen dan masih menyisakan 30 persen pekerjaan timbunan tanah urukan di lokasi yang belum dibebaskan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement






