Polda DIY Dalami Dugaan Mafia Tanah di Sleman, Empat Saksi
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman. - Istimewa // PT Adhi Karya
Harianjogja.com, SLEMAN — Pembangunan akses Tol Jogja–Solo di kawasan Trihanggo, Gamping, Sleman terus dipacu. Saat ini, proyek memasuki tahap krusial dengan fokus pada penyelesaian jalur masuk dan keluar tol (ramp on dan ramp off) sebelum pembangunan gerbang tol dimulai.
Kontraktor pelaksana, PT Adhi Karya, mulai menyiapkan pembangunan plaza tol sebagai bagian dari proyek Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman.
Humas proyek, Agung Murhandjanto, menyampaikan pengerjaan akses keluar-masuk tol saat ini dikebut agar tahapan berikutnya dapat segera berjalan.
"Ramp On sama Ramp Off kami genjot nanti untuk segera dibangun plazanya, termasuk gerbangnya. Ini kami mulai segera mulai ke sana," ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, plaza tol yang dibangun tidak hanya berupa gerbang utama, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti gardu transaksi hingga kantor operasional.
Nantinya, pengendara yang melintas akan melakukan transaksi elektronik dengan sistem tap kartu tol, baik saat masuk maupun keluar jalan tol.
"Bayangannya kaya gapuranya itu. Jadi Ramp On itu untuk naik, kemudian ada nge-tap di situ. Itu kan ada utilitas di situ kan, ada kantor dan ada yang jaga juga," jelasnya.
Skema serupa juga akan diterapkan pada jalur keluar (ramp off), di mana kendaraan tetap harus melalui gardu transaksi sebelum kembali ke jalan arteri.
"Terus nanti di Ramp off juga seperti itu. Ada gapura, kemudian ada untuk tap kalau mau keluar-masuk [tol]," tambahnya.
Percepatan ini menjadi bagian dari upaya penyelesaian proyek Tol Jogja–Solo yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Sleman dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.