Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi menunjukan rekomendasi pencalon Harda Kiswaya dengan Danag Maharsa di Kantor DPC PDI Perjuangan Sleman. Sabtu (3/8/2024). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, SLEMAN—Kebersamaan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dengan Wakil Bupati Danang Maharsa tidak akan berlanjut di Pilkada 2024. Pasalnya, Danang sudah resmi diusung PDI Perjuangan untuk mendampingi Calon Bupati Harda Kiswaya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto mengatakan, rekomendasi pencalonan di partainya sudah turun. DPP secara resmi telah mengusung Bakal Calon Bupati Harda Kiswaya dengan Bakal Calon Wakil Bupati Danang Maharsa di Pilkada 2024. Hal ini berarti duet Kustini Sri Purnomo dengan Danang Maharsa di Pilkada 2019 tidak terulang lagi karena sudah resmi PDI Perjuangan memilih calon yang lain.
BACA JUGA : Masih Mesra di Pemerintahan, Kustini-Danang Berpotensi Berduet Kembali
“Keputusan rekomendasi diserahkan ke DPP dan sudah ditentukan yang diusung adalah Harda Kiswaya berpasangan dengan Danang Maharsa,” kata Koeswanto, Sabtu (3/8/2024).
Ia mengakui bahwa Koestini juga mengikuti penjaringan bakal calon kepala daerah di PDI Perjuangan yang digelar sejak akhir April hingga 31 Mei 2024 lalu. Setelah penjaringan ditutup ada pertemuan dengan masing-masing bakal calon untuk pemaparan visi misi dan kesiapan menyambut pilkada.
“Kami juga mengundang Bu Kustini sebagai bakal calon dan saat itu, kami menegaskan siapa yang diusung sepenuhnya patuh pada keputusan DPP,” katanya.
Koewanto menambahkan, keputusan sudah dibuat yang mengharuskan duet petahana tidak bisa maju bareng lagi di Pilkada 2024. “Sekarang kami fokus untuk upaya pemenangan terhadap calon yang diusung. Termasuk menjalin komunikasi dengan partai lain untuk berkoalisi, meski secara aturan bisa mengusung calon sendiri,” katanya.
Bakal Calon Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat dikonfirmasi mengatakan, keputusan partai sudah turun yang mengamanatkan dirinya berpisah dengan Bupati Kustini. Ia tidak mempermasalahkan hal tersebut dan mengakui hubungannya dengan bupati hingga sekarang tetap baik.
BACA JUGA : Pilkada Sleman: Kustini, Danang dan Harda Berebut Tiket dari PDIP
“Semua di politik itu merupakan hal biasa karena merupakan keputusan partai yang tidak dapat diputuskan sendiri,” katanya.
Menurut Danang untuk pencalonan sudah selesai dan sekarang fokus upaya pemenangan dengan mengedepankan visi misi dengan program sertai gagasan tentang Sleman ke depan yang lebih baik lagi. “Tentunya saya dengan Pak Harda akan menyiapkan program, bagaimana menyejahterakan Masyarakat dengan ide dan gagasan yang dimiliki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.