Kasus Baru HIV di Kota Jogja Turun, Ada Temuan 41 Kasus hingga Juni 2026
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul bakal menggandeng beberapa komunitas untuk terlibat aktif sebagai pengawas partisipatif dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pelanggaran Pilkada.
Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho menyampaikan pihaknya berupaya mengajak berbagai kelompok masyarakat untuk terlibat aktif sebagai pengawas partisipatif.
Menurutnya, setiap kelompok masyarakat berperan penting dalam pengawasan penyelenggaraan Pilkada 2024. "Pemilih pemula, pemilih disabilitas dan perempuan [sebagai pengawas partisipatif] ini merupakan pilih yang strategis untuk aktif terlibat [selama pengawasan Pilkada] sesuai dengan basis kelompoknya masing-masing," ujarnya, Sabtu (3/8/2024).
Dia menuturkan pihaknya menginisiasi gerakan Ayo Nyawiji Ngawasi sebagai gerakan yang menyatukan berbagai komponen masyakat di Bantul untuk turut terlibat aktif dalam pengawasan Pilkada.
Dia menuturkan sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan pendekatan kepada berbagai elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengawasan Pilkada. "Kami mengajak masyarakat bersatu padu menggalakkan pengawasan Pilkada," katanya.
Sementara Kepala Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Dewi Nurhasanah menyampaikan ada beberapa potensi kerawanan Pilkada 2024.
Beberapa potensi kerawanan Pilkada tersebut meliputi konflik antar pendukung calon, politik uang, Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan netralitas aparatur sipil negara (ASN).
Pihaknya mengaku telah melakukan berbagai upaya antisipasi terjadinya potensi kerawanan tersebut.
Dia menuturkan potensi konflik antar pendukung calon kepala daerah telah diantisipasi dengan memberikan edukasi politik berbasis komunitas. “Kami berupaya selalu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling berkomunikasi,” katanya.
Sementara menurutnya potensi politik uang diantisipasi dengan sosialisasi potensi pelanggaran dan bahaya politik uang.
Dia menuturkan Bawaslu Bantul pun telah memiliki beberapa desa binaan yang tergabung dalam Gerakan Desa Anti Politik Uang (Gerakan Desa APU).
Kemudian menurutnya potensi diselenggarakan PSU diantisipasi dengan penguatan kapasitas pengawas Pilkada. Kemudian untuk potensi pelanggaran netralitas ASN, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Bantul untuk mengantisipasi potensi kerawanan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Klasemen Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di posisi 15 dengan tiga emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.