Advertisement
BEDAH BUKU: Era Digital Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak
Agenda Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi yang digelar DPAD DIY di Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Girimulyo, Senin (5/8/2024). - Triyo Handoko
Advertisement
KULONPROGO—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY kembali menggelar agenda bedah buku di Bumi Binangun. Kali ini, program sosialisasi budaya baca dan literasi digelar di Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Girimulyo, Senin (5/8/2024).
Buku yang didiskusikan berjudul Perubahan di Ujung Jari: Antara Kilauan dan Kekhawatiran Anak-anak di Era Digital. Warga yang didominasi ibu rumah tangga antusias mengikuti kegiatan kolaborasi DPAD dan DPRD DIY itu.
Advertisement
Kepala Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Informasi DPAD DIY, Zulfa Kurniawan menjelaskan di era digital di mana informasi dapat disebar luas secara lebih mudah, berdampak langsung ke tumbuh kembang anak.
Menurut Zulfa, anak yang tumbuh di era digital terbiasa dengan literasi. “Tetapi juga bisa berdampak buruk jika tidak diawasi dengan baik, bukan meningkatkan literasi tapi bisa kecanduan gim, terpapar konten negatif seperti pornografi, atau lainnya, sehingga harus diimbangi dengan baik agar hal buruk dapat dicegah,” katanya.
Agar anak era digital dapat memaksimalkan teknologi informasi, maka orang tua mesti mengenali dampak yang ada. “Pengenalan teknologi digital untuk orang tua mesti ditingkatkan agar anak-anak dapat dilindungi dari dampak buruk,” katanya.
Orang tua mesti meningkatkan literasi agar memahami seluk-beluk dunia digital supaya dapat mengimbangi kemampuan anak. “Tanpa literasi yang memadai, bagaimana orang tua mampu mendampingi anaknya, maka lewat bedah buku ini kami sampaikan pentingnya literasi itu,” katanya.
Literasi, menurut Rosyid, menjadi kunci utama mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu, DPAD DIY terus memfasilitasi literasi kepada masyarakat. “Fasilitas literasi kami sangat lengkap, terutama di Perpustakaan Grhatama kompleks Kantor DPAD DIY, silakan berkunjung untuk meningkatkan literasi bersama,” katanya.
Anggota Komisi D DPRD DIY, Ika Damayanti Fatma Negara yang dijadwalkan hadir tak bisa hadir karena sakit. Mewakili Ika, Staf DPRD DIY dari Fraksi Gerindra, Guntur Yudianto menyatakan peningkatan literasi dengan datang langsung ke tengah masyarakat sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. “Sehingga kegiatan ini harus terus berlanjut,” kata Guntur.
Peningkatan kapasitas pengasuhan di era digital, menurut Guntur, menjadi tantangan bersama. “Dalam sektor literasi, DPAD DIY mengambil peran, lembaga lain mesti begitu juga. Terutama masyarakat yang memegang peran kunci, semoga dengan literasi yang tepat dapat mendukung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








