Jadwal SIM Keliling Bantul Mei 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 hadir di Manding, Gilangharjo, hingga layanan malam di Kantor Parasamya Bantul.
Perguruan Tinggi - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kemendikbud Ristek akan mencabut 84 perguruan tinggi swasta karena telah melanggar sejumlah ketentuan. Puluhan PTS yang tersebar di berbagai kota ini tidak memiliki pengelola dan dosen yang jelas. Bahkan tidak bisa memenuhi sejumlah syarat akreditasi.
Rencana pencabutan izin 84 kampus swasta itu disampaikan oleh Dewan Eksekutif BAN-PT Profesor Ari Purbayanto saat menghadiri peluncuran Strategi Leapfrogging di UAD, Sabtu (10/8/2024).
BACA JUGA : Anak-Anak di Pedalaman Papua Banyak yang Belum Mengenyam Pendidikan Tinggi
Ia mengatakan saat ini rasio kampus dengan status unggul memang masih rendah dibandingkan jumlah kampus di angka 4.000 lebih. Dari angka tersebut baru 109 berstatus unggul dan 20 di antaranyat terakreditas A dan belum konversi ke unggul. Saat ini jumlah perguruan tinggi yang belum terakreditasi mencapai 252 kampus.
"Tadi saya lihat data, mereka [yang belum terakreditasi ini] akan mengikuti akselerasi pada 12-13 Agustus besok di Jakarta, sudah masuk mendaftar 155 perguruan tinggi," katanya.
Ia menambahkan masih ada 100 PTS lagi yang belum mendaftar untuk mengikuti akselerasi. Setelah dilakukan identifikasi oleh LLDikti, didapati ada 84 PTS yang tidak jelas pengelolanya sehingga belum mendaftarkan akselerasi akreditasi. Oleh karena itu 84 PTS itu rencananya akan dicabut izinnya.
"Jadi masih ada sekitar 100 atau LLDIKTI mengidentifikasi ada 84 yang akan dicabut iizinnya karena tidak jelas pengelolanya, sudah tidak ada dosennya, mahasiswa juga kalau ditanya, itu sulit melanjutkan," ujarnya.
Ari memastikan meski mencabut izin PTS tersebut namun pemerintah tetap akan bertanggungjawab. Khususnya untuk para mahasiswanya. "Nanti mahasiswanya bisa dialihkan ke kampus lain," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 hadir di Manding, Gilangharjo, hingga layanan malam di Kantor Parasamya Bantul.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.