Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Aparat keamanan dan massa bentrok dalam sispamkota, di Alun-Alun Wates, Rabu (21/8/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, KULONRPOGO—Polres Kulonprogo menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) hadapi pilkada, di Alun-Alun wates, Rabu (21/8/2024). Dalam kegiatan ini, disimulasikan kemungkinan terjadinya kericuhan pasca penghitungan suara.
Sispamkota diawali dengan apel bersama seluruh personel yang terlibat. Simulasi pertama yang diperagakan berupa kampanye terbuka yang dihadiri sejumlah massa pendukung. Kemudian dilanjutkan dengan pengawalan distribusi surat suara hingga pemungutan suara di salah satu TPS.
BACA JUGA : Pilkada 2024: Sultan Jogja Minta ASN Netral
Kericuhan mulai terjadi setelah penghitungan suara di TPS, yang masih diredam dengan pengamanan skala kecil. Kericuhan Kembali terjadi setelah rekapitulasi di kantor KPU. Eskalasi kericuhan membesar karena massa tidak terima dengan hasil rekapitulasi. Di situ bentrok anatara polisi dengan masa berlangsung hingga aparat menggunakan water canon dan gas air mata untuk mengurai massa.
Untuk mengatasi jumlah massa yang cukup banyak, personel Brimob Polda DIY juga diturunkan. Beberapa saat kemudian demonstrasi berhasil dibubarkan. Simulasi diakhiri dengan patroli recovery situasi di lokasi dan penangkapan beberapa provokator massa.
Kapolsek Kulonprogo, AKBP Wilson Bugner F. Pasaribu, menjelaskan dengan sispamkota ini diharapkan mendukung kesiapan pengamanan dalam dinamika seluruh tahapan pilkada. “Berbagai potensi dapat memicu kerawanan, seperti bertemunya massa kampanye, perilaku menyimpang aturan, provokasi, ketidakpuasan hasil suara,” ujarnya.
Hal ini dapat ditanggulangi melalui koordinasi dan sinergi yang melibatkan seluruh stakeholder, terutama masyarakat. “Semoga pemilihan bupati dan wakil bupati dapat berjalan dengan aman, lancar dan menghasilkan pemimpin yang memberikan kesejahteraan,” kata dia.
Pj Bupati Kulonprogo, Srie Nurkyatsiwi, mengapresiasi Polres Kulonprogo dan semua unsur yang terlibat dalam sispamkota, sebagai Upaya menduiung pengamanan pilkada. “Ini merupakan momen penting dan menjadi bagian dari tanggung jawab kita untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” paparnya.
Ia berharap semua pihak yang terlibat dalam pilkada termasuk polri dapat menghindari tindakan kotnraduktif, harus profesional, netral dan tidak berlebihan. “Jaga pilkada agar aman, tertib damai dan lancar serta hindari konflik yang dapat menimbulkan perpecahan dan pertikaian,” katanya.
Kepada kepolisian ia juga mengingatkan beberapa hal penting dalam pengamanan pilkada. Pertama, kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik sehingga informasi dapat mengalir cepat dan akurat untuk mengantisipasi potensi masalah.
BACA : Kapolda Jateng Klaim Polisi Sukses Kawal Pemilu Tanpa Polarisasi
“Kedua, kepatuhan dan protokol yang diterapkan termasuk di TPS, pengawasan dan penegakan hukum harus tegas dan humanis. Ketiga, ajak masyarajat berpartisipasi menjaga keamanan lingkunagn, dengan sosialisasi dan edukasi ke masyrakat,” paparnya.
Keempat, penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku dan adil sehingga menciptakan kepercayaan dan rasa aman di masyarakat. “Kita songsong pilkada 2024 dengan menciptakan pilkada demokratis, aman dan lancar dengan memperhatikan prinsip demokrasi sehingga terpilih bupati yang Amanah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
BYD akan meresmikan pabrik di Indonesia dalam 1-2 bulan. M6 EV, M6 DM, dan Atto 1 kini sudah diproduksi secara lokal.
Port FC bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Grup B Piala Presiden 2026 dan tetap bertahan di puncak klasemen sementara.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
DJP mencatat piutang pajak tak tertagih Rp47,4 triliun pada 2025. Sebanyak Rp35 triliun berstatus macet dan mayoritas berusia di atas lima tahun.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.