Mete Gunungkidul Pernah Tembus Kanada, Kini Bidik Pasar Nasional
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Sleman masih belum mau mengungkap siapa bakal calon wakil bupati pendamping Kustini Sri Purnomo di Pilkada 2024.
Meski demikian, sudah santer tersiar di media sosial bahwa Kustini berpasangan dengan Sukamto dengan tagline Sesarengan Mbangun Sleman.
Sekretaris DPD PAN Sleman, Inoki Azmi Purnomo hanya tersenyum saat dikonfirmasi berkaitan dengan kebenaran Kustini dan Sukamto akan maju di Pilkada 2024. Menurut dia, kepastian akan diketahui pada saat pendaftaran ke KPU.
Rencananya, PAN akan mendaftarkan pasangan calon yang diusung pada 29 Agustus 2024. “Tunggu di 29 Agustus, nanti akan diketahui siapa pendamping Bu Kustini,” kata Inoki saat dikonfirmasi, Minggu (25/8/2024).
Meski demikian, ia mengakui bahwa calon wakil bupati yang diusung berasal dari kalangan Nahdliyin. “Ia dari orang NU. Pasti pada waktunya akan kami umumkan,” katanya.
Terpisah, Bakal Calon Bupati Petahana, Kustini Sri Purnomo saat dikonfirmasi juga belum memberikan tanggapan terkait dengan karikatur dirinya bersama Anggota DPR RI dari PKB, Sukamto yang tersebar di pesan pendek. Meski demikian, Kustini sempat menyampaikan bahwa bakal calon yang digandeng berasal dari unsur NU dan PKB. “Pastinya ditunggu kalau sudah megang rekomendasi,” kata Kustini, Kamis (15/8/2024).
BACA JUGA: DPP PDIP Dikabarkan Mencalonkan Wawan-Danang, Ini Respons Danang Rudiyatmoko
Kustini juga mengaku tak gentar jika harus melawan koalisi besar di Pilkada Sleman. Ia mengaku sudah siap maju untuk memenangkan pilkada.
“Harus percaya diri. Kalau tidak, maka tidak akan maju. Untuk itu, saya juga siap berkoalisi dengan rakyat,” katanya.
Terpisah, Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar mengatakan, hingga saat ini partainya masih menunggu rekomendasi dari DPP berkaitan dengan pasangan calon yang diusung di Pilkada 2024. “Belum. Sekarang masih menunggu turunnya rekomendasi,” kata Indra.
Kendati demikian, DPD PKS dikabarkan telah merapat ke kubu Harda Kiswaya dengan Danang Maharsa. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sleman, Gustan Ganda.
Menurut dia, sudah ada tujuh partai yang resmi mengusung Harda-Danang di Pilakda Sleman. Selain PDI Perjuangan, partai pengusung ada Gerindra, Golkar, PKB, PKS, NasDem dan PPP. “Sebagian rekomendasi sudah dibawa oleh pasangan yang kami usung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mete Kaligayam, Semin, Gunungkidul, pernah diekspor ke Kanada pada 2016. Kini pemasarannya menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia.
Tren menggunakan ampas kopi untuk membersihkan kloset viral di media sosial. Benarkah efektif? Ini manfaat dan risiko ampas kopi bagi saluran pembuangan.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.
Cristiano Ronaldo mengejar 1.000 gol karier dan ingin membawa Portugal menjuarai UEFA Nations League 2026/2027 bersama Jorge Jesus.
Cari mobil Jerman bekas dengan harga terjangkau? Ini 9 pilihan BMW, Mercedes-Benz, Volkswagen, dan Audi mulai Rp50 jutaan hingga di bawah Rp200 juta.
Ditjenpas Jabar mendalami dugaan pungutan Rp150.000 per pekan di Lapas Cibinong serta temuan fasilitas mirip apartemen dan dugaan minuman beralkohol.