Advertisement
Pesan untuk Para Calon Wali Kota Jogja, Herry Zudianto: Jangan Jadi Pemimpin Gembelengan
Mantan Wali Kota Jogja Herry Zudianto saat ditemui usai deklarasi pasangan Afnan-Singgih di Gedung Poenokawan, Selasa (27/8/2024) - Harian Jogja - Alfi Annissa Karin
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Wali Kota Jogja Periode 2001-2006 dan 2006-2011, Herry Zudianto (HZ) turut menghadiri deklarasi pasangan Afnan Hadikusumo dan Singgih Raharjo sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja.
HZ turut memberikan pesan kepada Afnan-Singgih sebagai calon penerus kepemimpinan di Kota Jogja. Dia menyebut, tiap zaman punya tantangan yang berbeda-beda.
Advertisement
Tantangan yang terjadi pada masa dia memimpin, lanjutnya, tak bisa disamakan dengan saat ini. Untuk itu, HZ mengaku tak mau menggurui.
Hanya saja dia berpesan, Wali Kota Jogja ke depan harus punya kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Pemimpin juga jangan berorientasi pada hal apa yang diperoleh, tapi justru apa yang bisa diberikan.
"Saya sadar bahwa jangan kita peguasa itu merasa bisa mengausai, jangan gembelengan," katanya usai menghadiri deklarasi Afnan-Singgih di Gedung Poenokawan, Selasa (27/8/2024).
HZ sempat bercerita bagaimana dia sempat menyelesaikan relokasi PKL di beberapa tempat di Kota Jogja yang tak bisa diselesaikan oleh pemimpin sebelumnya.
HZ mengaku mengedepankan komunikasi yang baik. Lalu, mengedepankan kebutuhan ketimbang keinginan.
"Semua itu happy ending, ya aku ora gembelengan. Pada saat diskusi, aku ora merasa 'aku wali kota, koe kudu manut'. Saya coba menyelami apa sih ketakutan-nya, harapannya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
Advertisement
Advertisement








