28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Ilustrasi KDRT./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Jumlah kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih tinggi di Bantul hingga pertengahan tahun ini.
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bantul terus upayakan untuk menekan jumlah kasus tersebut.
UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Bantul mencatat dari 93 kasus yang ditangani pada Januari-Juni 2024. Dari jumlah tersebut ada 50 kasus diantaranya yang merupakan KDRT.
Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Bantul, Sylvi Kusumaningtyas menyampaikan kasus KDRT yang ditangani UPTD PPA Bantul mencapai puluhan dalam beberapa waktu belakangan.
Pada 2022, dari 132 kasus yang ditangani UPTD PPA, ada 55 kasus di antaranya merupakan kasus KDRT. Sementara di 2023 dari 206 kasus yang ditangani, ada 74 kasus di antaranya yang merupakan kasus KDRT.
Dia menuturkan beberapa korban KDRT mengalami trauma pasca kejadian. Pihaknya pun berupaya memulihkan trauma korban dengan psikolog dan pekerja sosial pendamping. “Kami juga memberikan edukasi ke korban dan reintegrasi sosial ke keluarga korban dan masyarakat,” ujarnya, Jumat (30/8/2024).
Dia menuturkan DP3AP2KB Bantul melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk mengantisipasi kasus KDRT.
BACA JUGA: Polisi Tetapkan Presenter Altaf Vicko Tersangka KDRT
Selain itu, di Bantul telah dibentuk Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA), Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD), dan merekrut kader Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) untuk mencegah dan menangani KDRT.
Adapun, Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak, DP3AP2KB Bantul, Kodrad Untoro menyampaikan pihaknya berupaya agar anak yang menjadi korban KDRT tetap dapat memperoleh pendidikan. “Kita berupaya menyelamatkan pendidikan anak. Harus kita pastikan sekolah [pendidikan] anak tidak terganggu,” ujarnya.
Meski begitu, menurutnya, pihaknya berupaya untuk mengutamakan mediasi untuk menyelesaikan kasus KDRT. Pihaknya pun mendorong agar korban memberikan laporan ke UPTD PPA Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum