Disdikpora Jogja: SD-SMP Negeri Dilarang Pungut Biaya dan Jual Seragam
Disdikpora Kota Jogja menegaskan SD dan SMP negeri dilarang memungut biaya serta menjual seragam. Siswa baru boleh memakai seragam SD hingga tiga bulan.
Ilustrasi keluarga - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Kelurahan Demangan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Jogja menguatkan peran keluarga dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital melalui Sarasehan Parenting yang digelar dalam Pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung KB di Aula Kantor Kelurahan Demangan, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut menitikberatkan pada penguatan ketahanan keluarga sekaligus upaya mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba sejak lingkungan rumah.
Lurah Demangan, Suleman Pirson Joko Susilo, menegaskan keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pengasuhan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan anak, tetapi juga bagaimana orang tua menghadirkan kasih sayang dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
"Mengasuh dengan cinta berarti menjadikan rumah sebagai tempat paling aman dan nyaman bagi anak untuk bercerita, belajar, bahkan gagal tanpa rasa takut. Sementara membimbing dengan teladan berarti orang tua menunjukkan contoh nyata melalui sikap dan perilaku sehari-hari, karena anak lebih banyak meniru apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka dengar," ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Ia berharap sarasehan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang belajar bersama bagi para orang tua. Menurutnya, tujuan utama pengasuhan bukan sekadar melahirkan anak yang berprestasi secara akademik, tetapi membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, keimanan yang kokoh, dan mental yang tangguh.
Tantangan Pengasuhan Berubah di Era Digital
Perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jogja, Erma Antasari, menjelaskan perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah tantangan pengasuhan dalam satu dekade terakhir. Kemudahan mengakses informasi melalui platform digital, menurutnya, juga membuka peluang penyalahgunaan narkotika dengan berbagai modus baru.
“Karena itu, orang tua didorong membangun komunikasi terbuka dengan anak, mendampingi penggunaan gawai, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus peredaran narkoba yang terus berkembang,” katanya.
Dalam pemaparannya, Erma juga mengulas kondisi penyalahgunaan narkoba di Indonesia sekaligus langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dari lingkungan keluarga. Orang tua, kata dia, perlu menjadi pendengar yang aktif, memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari, serta menciptakan suasana rumah yang nyaman untuk berdiskusi.
Selain itu, keluarga juga diimbau menghindari kekerasan verbal maupun fisik agar hubungan dengan anak tetap harmonis dan terbuka.
Keluarga Diminta Tidak Menghakimi Anak
Erma menambahkan, apabila keluarga menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba pada anak, pendekatan yang dilakukan sebaiknya mengedepankan dukungan, bukan hukuman.
Ia meminta orang tua tetap tenang, tidak menghakimi, serta merangkul anak sebagai individu yang membutuhkan pertolongan. Keluarga juga disarankan segera berkonsultasi dengan pihak yang berwenang agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Keteladanan Jadi Fondasi Ketahanan Keluarga
Sementara itu, perwakilan BNN Kota Jogja, Siti Jamilah, menilai pengasuhan yang efektif harus mencakup pembentukan karakter, penanaman nilai moral, dan penguatan kedekatan emosional dalam keluarga, tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak.
“Komunikasi yang hangat, sikap saling menghargai, dan keteladanan orang tua menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan keluarga di tengah pesatnya perkembangan zaman,” katanya.
Melalui sarasehan tersebut, Kelurahan Demangan bersama DP3AP2KB Kota Jogja berharap para orang tua semakin siap menghadapi tantangan pengasuhan di era digital sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng utama dalam mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora Kota Jogja menegaskan SD dan SMP negeri dilarang memungut biaya serta menjual seragam. Siswa baru boleh memakai seragam SD hingga tiga bulan.
Prediksi Argentina vs Swiss di perempat final Piala Dunia 2026. Lionel Messi menjadi andalan La Albiceleste menghadapi Swiss yang disiplin.
Putra Tri Ramadani lolos ke semifinal lead World Climbing Chamonix 2026. Indonesia juga meloloskan lima atlet speed ke babak 16 besar.
PSS Sleman resmi berpisah dengan kiper Muhammad Fahri. Manajemen mengapresiasi dedikasi dan profesionalismenya selama membela Super Elja.
KPU Kulonprogo menandatangani MoU lima tahun dengan Pemkab untuk memperkuat sinergi penyelenggaraan Pemilu sejak masa non tahapan
Harga laptop, HP, dan konsol gim naik karena pasokan chip memori terserap industri AI. Sejumlah perangkat juga turun spesifikasi.