Operasi Miras Bantul: 146 Botol Diamankan di 3 Lokasi Ini
Polisi sita 146 botol miras ilegal di Bantul dari tiga lokasi. Operasi digelar serentak di Sanden, Kasihan, dan Pandak.
Macam-macam alat kontrasepsi untuk Program Keluarga Berencana - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—RSUD Saras Adyatma Bantul membuka layanan keluarga berencana (KB) gratis bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026. Program yang berlangsung selama 17-27 Juni 2026 itu menjadi upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.
Layanan tersebut tersedia pada hari kerja dan tidak beroperasi pada hari Minggu maupun hari libur nasional. Masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini diminta menyesuaikan jadwal kunjungan agar dapat memperoleh pelayanan secara optimal.
Bidan Ruang Bersalin RSUD Saras Adyatma Bantul, Laila Fitriyani, menjelaskan layanan yang diberikan mencakup pemasangan baru, penggantian metode kontrasepsi, hingga pelayanan ulang untuk alat kontrasepsi jenis IUD maupun implan.
“Pelayanan KB gratis meliputi pemasangan baru, ganti cara dan ulangan untuk IUD dan implan,” kata Laila, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, rumah sakit mendorong penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) karena memiliki tingkat efektivitas yang tinggi dalam mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.
IUD dan implan, lanjut Laila, dapat memberikan perlindungan dalam jangka waktu yang panjang, bahkan hingga sekitar 10 tahun. Meski demikian, pengguna tetap dianjurkan melakukan penggantian sebelum masa penggunaan berakhir agar efektivitas alat kontrasepsi tetap terjaga.
“Jadi menyarankan kepada pasien untuk ganti KB untuk IUD dan implan jangan mepet sampai 10 tahun,” ujarnya.
Selain efektif, metode kontrasepsi tersebut juga dinilai memiliki keunggulan dibandingkan beberapa metode hormonal. Penggunaan pil atau suntik KB, kata Laila, pada sebagian orang dapat memengaruhi berat badan maupun siklus menstruasi.
Sementara itu, pengguna IUD biasanya membutuhkan masa penyesuaian tertentu setelah pemasangan. Dalam beberapa kasus, pasangan juga perlu beradaptasi saat berhubungan suami istri.
“KB hormonal itu bisa berpengaruh pada berat badan hingga menstruasi. Kalau KB IUD memang ada yang mengeluh karena 'didalam' ya dan perlu penyesuaian terutama saat berhubungan suami istri maka si suami kadang merasa tidak nyaman,” katanya.
Untuk memudahkan masyarakat, RSUD Saras Adyatma menerapkan sistem pendaftaran secara daring melalui tautan khusus dan nomor WhatsApp yang telah disediakan. Sistem tersebut memungkinkan peserta mendaftar dari rumah dan datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Salah satu peserta program, Desi Restinah, 40, warga Kalurahan Trirenggo, mengaku terbantu dengan mekanisme pendaftaran yang dinilainya sederhana dan tidak menyulitkan.
“Ada link pendaftaran ada nomor WhatsApp sehingga cukup detil dan tidak bikin repot. Bisa daftar dari rumah dan kemudian datang ke rumah sakit sesuai dengan jadwalnya,” katanya.
Desi mengungkapkan dirinya langsung diarahkan menuju Klinik Kandungan setibanya di rumah sakit sehingga proses pelayanan berlangsung lebih cepat.
“Jadi saat saya datang ke RSUD Saras Adyatma langsung diarahkan oleh petugas ke Klinik Kandungan yang digunakan untuk pelayanan KB gratis,” ujarnya.
Ia memilih memanfaatkan program tersebut karena masa penggunaan IUD yang sebelumnya dipasang sudah mendekati batas akhir. Dibandingkan pil maupun suntik KB, Desi menilai IUD lebih praktis karena tidak membutuhkan pengingat rutin.
“Kalau KB pil atau suntik itu waktunya cukup pendek dan ribet serta terkadang lupa sehingga memutuskan untuk menggunakan KB IUD. Apalagi saya sudah tidak punya program untuk punya anak lagi,” katanya.
Menurut Desi, layanan gratis tersebut sangat membantu masyarakat yang membutuhkan akses kontrasepsi berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.
“Masa KB IUD saya segera berakhir dan ada program KB gratis di RSUD Saras Adyatma sehingga saya memanfaatkan layanan. Apalagi gratis kan,” ucapnya.
Melalui program ini, RSUD Saras Adyatma Bantul berharap semakin banyak pasangan usia subur memanfaatkan metode kontrasepsi yang aman dan efektif sehingga dapat mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan terencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi sita 146 botol miras ilegal di Bantul dari tiga lokasi. Operasi digelar serentak di Sanden, Kasihan, dan Pandak.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 19 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Gatal seluruh tubuh bisa jadi tanda gagal ginjal. Kenali penyebab, gejala, dan cara mengatasinya sejak dini.
Lionel Messi memimpin top skor Piala Dunia 2026 dengan 3 gol. Harry Kane, Mbappe, Haaland mengikuti dengan 2 gol. Simak daftar lengkapnya.
Jangan antre lagi, kini cek dan cetak Kartu Keluarga bisa dilakukan secara online. Simak panduan lengkap, cara aktivasi IKD, hingga tips cetak mandiri resmi.
Davina Karamoy diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group. Ia mengaku lebih berhati-hati menerima kerja sama promosi.