Alasan Siswa Sekolah Rakyat dari Gunungkidul Belajar di Sleman-Bantul
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman memastikan di hari terakhir pendaftaran ada dua pasangan calon yang mendaftar. Hasil pemeriksaan awal, berkas milik Harda Kiswaya-Danang Maharsa dan Kustini Sri Purnomo-Sukamto dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Behaqi mengatakan, Harda-Danang menjadi pasangan pertama mendaftar ke KPU. Pasangan ini diantar oleh relawan dan simpatisan datang mendaftar pada Kamis (29/8/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut dia, Harda-Danang diusung oleh 12 partai politik di Sleman. Partai-partai ini terdiri dari PDI Perjuangan; PKB, PKS; Gerindra; Golkar; NasDem; PPP.
Selain itu ada Partai Ummat; Gelora; PSI; Partai Buruh dan Demokrat. Total gabungan dari partai politik ini, Harda-Danang mendapatkan dukungan suara sebanyak 638.461 suara sah di Pemilu DPRD Sleman 2024.
“Berkasnya sudah kami periksa dan dinyatakan lengkap dan telah memenuhi persyaratan,” katanya.
Hal yang sama juga berlaku bagi pasangan calon Kustini Sri Purnomo-Sukamto. Baehaqi mengatakan, pasangan ini mendaftar ke KPU pada Kamis sekitar pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan syarat dukungan yang masuk, pasangan ini mendapatkan pendukung lima partai politik. Partai yang mengusung terdiri dari PAN; PKN; Perindo; PBB dan Garuda.
“Total dari gabungan partai ini mendapatkan dukungan sebanyak 77.584 suara,” katanya.
Baehaqi menambahkan, persyaratan pencalonan tidak hanya adanya syarat dukungan calon dari partai politik. Namun, juga ada syarat pencalonan yang harus dipenuhi oleh masing-masing pendaftar.
“Sudah kami teliti dan syarat pencalonan juga lengkap dan memenuhi persyaratan,” katanya.
Menurut dia, pasca-pendaftaran, KPU akan melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas yang diserahkan oleh pasangan calon. Verifikasi dilakukan untuk memastikan keabsahan terhadap dokumen syarat pencalonan masing-masing calon.
“Verifikasi administrasi ini akan berlangsung hingga 4 September,” katanya.
Anggota KPU Sleman Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, selain verifikasi administrasi terhadap berkas pencalonan, juga ada pemeriksaan Kesehatan. Sesuai dengan hasil koordinasi pihak RSUD Sleman, pemeriksaan berlangsung dua hari mulai 30-31 Agustus 2024.
“Besok mulai pemeriksaan Kesehatan. Kedua paslon wajib hadir dan teknis pemeriksaan kami serahkan sepenuhnya ke RSUD,” katanya.
Menurut dia, pemeriksaan Kesehatan dilaksanakan meliputi Kesehatan jiwa dan Rohani. Selain itu, juga ada pemeriksaan untuk bebas narkoba. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.
Harga emas perhiasan hari ini 22 Mei 2026 naik, buyback tertinggi tembus Rp2,47 juta per gram.