Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
RSUD Panembahan Senopati Bantul./ Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL--Rumah Sakit Panembahan Senopati (RSPS) Bantul mengklaim ada lonjakan permintaan surat keterangan sehat sampai sepuluh kali lipat dalam dua pekan terakhir. Surat keterangan sehat dibutuhkan sebagai salah satu syarat untuk mendaftar CPNS.
"Sudah dua pekan terakhir, banyak yang memohon surat keterangan sehat. Rata-rata untuk melengkapi syarat mendaftar CPNS," kata Kepala Sub Bag Hukum, Pemasaran dan Kemitraan RSPS Bantul, Mujiyanto, Senin (2/9/2024).
Dikatakannya, dalam sehari, petugas RSPS hanya melayani puluhan pemohon surat keterangan sehat. Namun, sudah dua pekan terakhir, petugas harus melayani ratusan orang dalam satu hari. "Jadi memang meningkat tajam. Biasanya hanya 10 orang setiap hari, sudah dua pekan ini setiap hari bisa mencapai 100 orang yang minta surat keterangan sehat," paparnya.
BACA JUGA: CPNS Bantul, Tujuh Formasi Masih Kosong Peminat
Karena tingginya permintaan tersebut, Mujiyanto mengakui ada antrean yang cukup panjang. Hal ini dikarenakan jumlah dokter dan pemohon tidak sepadan. Padahal pemeriksaan kesehatan tidak hanya mencakup kesehatan jasmani, rohani tapi bebas narkoba.
"Dan, semua itu kan memakan waktu," katanya.
Menurut dia, RSPS membuka pelayanan kesehatan setiap Senin-Sabtu. Untuk Senin-Kamis layanan dimulai pukul 07.00-12.00 WIB, Jum'at 07.00-10.00 WIB dan Sabtu 07.00-11.30 WIB.
"Tarif untuk kesehatan jasmani Rp30.000, sehat rohani Rp130.000. Sehat jasmani dan rohani Rp160.000. Untuk surat bebas narkoba Rp170.000. Sedangkan jika ingin mendapatkan surat keterangan sehat jasmani rohani dan bebas narkoba tarifnya Rp280.000," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.