7 Kecamatan di Aceh Tenggara Kembali Dilanda Banjir, 203 Jiwa Terdampak
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Azalia Farika Andit, remaja perempuan berusia 22 tahun mengungkap alasan bergabung menjadi jubir tim pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Bantul Untoro Hariadi - Wahyudi Anggoro Hadi. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Azalia Farika Andit, remaja perempuan berusia 22 tahun mengungkap alasan bergabung menjadi jubir tim pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Bantul Untoro Hariadi - Wahyudi Anggoro Hadi. Ia pun mengajak Gen Z agar melek politik atau memahami pengetahuan tentang sistem politik di Indonesia.
Salah satu alasannya bergabung karena ingin ikut menyuarakan aspirasinya. "Sebagai gen Z, kita harus melek politik. Dengan terlibat di tim ini, saya ingin menyuarakan aspirasi dan memastikan suara kami di dengar," kata Azalia Farika Andit yang juga Juru Bicara dari Gen Z tim pemenangan Untoro-Wahyudi, Sabtu.
Ia mengatakan, tugas menjadi juru bicara merupakan sebuah kehormatan baginya sebagai gen Z, artinya anak muda diberi kesempatan untuk terlibat aktif dalam pesta demokrasi.
"Sebagai anak muda yang lahir dan besar di Bantul, saya sangat paham perubahan yang diinginkan warga Bantul," kata Andit.
Lulusan Seni Tari ISI Jogja ini menilai Bantul ke depan harus memiliki pemimpin baru yang mampu membawa Bantul lebih maju, dari sisi kesejahteraan, pendidikan, kesempatan bekerja, ekonomi kreatif, lingkungan hingga pertanian.
Untoro Hariadi dikenal di dunia akademis dan aktivitas sosial, sedangkan Wahyudi Anggoro Hadi dikenal dengan kesuksesannya sebagai Lurah Panggungharjo Bantul.
"Sosok Untoro-Wahyudi mampu membawa Bantul mencapai tujuan tersebut, karena alasan ini, saya bergabung dengan tim pemenangan," katanya.
Oleh karena itu, menjelang Pilkada Bantul 2024 dia mengajak warga Bantul terutama Gen Z, agar terlebih dulu melihat rekam jejak dan pendidikan para calon pemimpin sebelum memilih. "Pelajari sepak terjangnya. Apakah pernah menjadi pemimpin. Bagaimana menjalankan janji-janjinya, apakah responsif terhadap terhadap kebutuhan warganya," katanya.
Ia yakin warga Bantul, termasuk Gen Z sudah semakin dewasa dalam berpolitik, dan sangat peduli dengan Pilkada Bantul. Andit berharap pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2024 dapat berjalan damai, jujur, adil, dan bermartabat. Menurutnya tidak ada toleransi terhadap praktik politik uang, ujaran kebencian, maupun hoaks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.