BPHTB Sleman Baru 20 Persen, Pemkab Genjot Sinergi
Penerimaan BPHTB Sleman baru 20 persen dari target Rp400 miliar. Pemkab perkuat sinergi dan layanan untuk mengejar capaian.
Warga di sekitar Padukuhan Madusari sedang mengerumuni rumah milik Subariyanto yang terbakar di Kalurahan Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Sabtu, (28/9/2024). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lima bangunan dengan total luas sekitar 200 meter persegi terbakar habis di Padukuhan Madusari, Kalurahan Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Sabtu, (28/9/2024). Lokasi kebakaran yang hanya berjarak 400 meter dari Alun-alun Wonosari ini diduga akibat korsleting.
Pemilik rumah, Subariyanto, 65, menjelaskan kebakaran yang menimpa rumah limasan miliknya terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Dia yang sedang duduk di depan rumahnya tidak menyadari ada asap keluar dari kamar sisi utara.
Temannya yang melihat asap itu berteriak dan Subariyanto kemudian masuk ke dalam rumah. Di dalam, api sudah besar dan cepat merembet lantaran angin dari arah utara kencang.
“Kamar itu kan tidak dipakai. Isinya tumpukan kasur saja dan ada jaringan listrik di dalam. Kemungkinan ya korsleting,” kata Subariyanto ditemui di tempat kejadian, Sabtu.
Menurut dia, kebakaran tersebut menghancurkan tiga bangunan, yaitu rumah Subariyanto seluas sekitar 130 meter persegi, toko fotokopi, warung, dan warung ikan segar milik adik iparnya. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 11.00 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa terhadap keluarganya. Subariyanto tinggal sendiri di rumah. Adapun anaknya tidak tinggal bersama dia dan istrinya telah lama meninggal.
BACA JUGA: 75 Juta Gen Z Indonesia Bisa Kesulitan Keuangan Gegara Tren YOLO dan FOMO
Kasubag Tata Usaha UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Ngadiyono mengatakan kebakaran tersebut terjadi pada pukul 09.10 WIB, tepat di RT 009, RW 003, Padukuhan Madusari.
Menurut keterangan penyewa dan pekerja kios, kata Ngadiyono api muncul di sebelah tempat pembersihan ikan. Salah satu pekerja kiso bernama Vendi kemudian mengambil satu ember berisi air untuk memadamkan api tersebut. Sebab api sudah besar, air tersebut tidak mampu memadamkannya.
Api lantar menyebar dan membesar. Pemadam Kebakaran yang datang bersama unsur-unsur terkait lantas memadamkan api tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
“Bangunan yang terbakar itu ada kios fotokopi, kios ikan, kios rental komputer, dan kios toko hijab. Juga rumah hunian dan isinya,” kata Ngadiyono.
Terangnya, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material hingga Rp300 juta. Saat ini, BPBD dan unsur terkait sedang menyelidiki penyebab kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penerimaan BPHTB Sleman baru 20 persen dari target Rp400 miliar. Pemkab perkuat sinergi dan layanan untuk mengejar capaian.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.