SD Negeri di Tanjungsari Gunungkidul Dibobol Maling Proyektor Raib
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
Ilustrasi peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS)./JIBI-Solopos.com
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Kepegawiaan Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman mengabulkan keberatan yang diajukan 142 pendaftar dalam seleksi administrasi CPNS 2024. Dengan begitu, maka jumlah peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) bertambah.
Kepala BKPP Sleman mengatakan, pada saat pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS ada ratusan peserta yang dinyatakan tidak lolos. Pasalnya, dari jumlah peserta sebanyak 6.328 orang yang dinyatakan lolos hanya 5.424 pendaftar. “Sebenarnya yang lolos administrasi, ada 5.433 pendaftar, tetapi karena ada verifiaksi ulang ada yang tidak lolos sembilan sehingga jumlahnya hanya 5.424 pendaftar,” kata Pramono, Minggu (29/9/2024).
Meski demikian, dia mengakui ada kesempatan mengajukan keberatan melalui masa sanggah pasca-pengumuman CPNS yang lolos seleksi administrasi. Adapun hasilnya, ada 470 pendaftar yang mengajukan sanggahan karena merasa telah memenuhi persyaratan sehingga dapat mengikuti SKD.
“Sudah kami teliti ulang dan diputuskan menerima keberatan dari 142 pendaftar. Adapun keberatan dari 328 pendaftaran ditolak sehingga tetap dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi,” katanya.
Pramono mengakui dengan diterimanya sanggahan dari 142 pelamar, maka jumlah peserta SKD dipastikan bertambah menjadi 5.566 pendaftar. “Untuk pelaksanaan SKD, kami menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat,” katanya.
Disinggung mengenai alasan menerima keberatan dari ratusan pendaftar CPNS di masa sanggah, ia mengakui bahwa saat penelitian berkas karena adanya keraguan verifikator terkait dengan perguruan tinggi pelamar. Setelah diajukan keberatan, maka dilakukan konfirmasi ke Badan Kepegawaian Negara yang memperbolehkan sehingga dinyatakan lolos administrasi.
“Tidak semua yang mengajukan sanggahan diterima, karena juga banyak yang ditolak sehingga tidak bisa mengikuti tahapan berikutnya,” katanya.
BACA JUGA: Ratusan Pendaftar Tidak Lolos Seleksi Administrasi CPNS Gunungkidul
Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto mengatakan, tahun ini ada rekrutmen CPNS sebanyak 147 formasi. Jumlah itu terdiri dari kuota lulusan terbaik sebanyak lima formasi, kuota disabilitas tiga formasi dan sisanya formasi umum sebanyak 139 formasi.
Untuk rekrutmen CPNS tahun ini sudah ada tahapannya mulai dari pengumuman, pendaftaran, pelaksanaan tes hingga penerimaan hingga pengangkatan. Bagi yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi berhak mengikuti seleksi komptensi dasar di rentang waktu 16 Oktober-14 November 2024.
Selain itu, peserta rekrutmen juga wajib mengikuti seleksi kompetensi bidang yang akan diselenggarakan pada 9-20 Desember 2024. “Rencananya pengumuman hasil CPNS diumumkan antara rentang waktu 5-12 Januari 2025,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.
Bojan Hodak dikabarkan meninggalkan Persib Bandung setelah membawa Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia beruntun.
Kesbangpol Bantul berkoordinasi terkait polemik penolakan Gereja GMS di Sewon yang dipersoalkan soal perizinan rumah ibadah.
Sebanyak 57 biksu peserta Indonesia Walk for Peace 2026 tiba di Jogja dan disambut Sri Sultan sebelum melanjutkan perjalanan ke Borobudur.
Membandingkan MacBook Neo Rp10 jutaan dengan laptop Windows. Simak kelebihan, kekurangan, dan mana yang paling pas untuk kebutuhan kuliah serta kerja Anda.