Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Kekeringan - Ilustrasi StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—BPBD DIY belum berencana memperpanjang kembali status siaga darurat kekeringan di wilayahnya yang terakhir jatuh pada 30 September 2024. Siaga darurat kekeringan di DIY diketahui sudah berlangsung selama dua bulan terakhir Agustus dan September lantaran musim kemarau berkepanjangan.
"Tanggal 30 September ini selesai darurat kekeringannya. Jadi saya belum melakukan perpanjangan atau belum melakukan siaga yang lain karena masih menunggu dari rilis BMKG dahulu," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmad, Senin (30/9/2024).
BACA JUGA : BPBD Kulonprogo Kaji Kemungkinan Perpanjangan Status Siaga Darurat Kekeringan
Menurutnya, berdasarkan koordinasi dengan BMKG setempat musim penghujan akan tiba di wilayah DIY pada dasarian kedua Oktober dengan intensitas ringan. Kemudian pada Oktober dasarian ketiga hujan perlahan-lahan akan turun dengan intensitas yang lebih tinggi.
"Makanya kami menunggu informasi akurat dari BMKG. Kalau misalnya hidrometeorologi tentu saja ini kita siaga daruratnya hidrometeorologi basah yang berakibat pada longsor banjir dan lain-lain," katanya.
Noviar menambahkan, berakhirnya status siaga darurat kekeringan di wilayah itu tidak akan berpengaruh terhadap program penyaluran air bersih di daerah-daerah yang terdampak kekeringan. Masyarakat yang meminta bantuan air bersih tetap akan dibantu sesuai dengan kemampuan anggaran.
"Status siaga kekeringannya itu gunanya untuk mengantisipasi yang berdampak cukup luas. Nah jadi walaupun siaga kekeringan sampai 30 September tapi kalau penyaluran selama masyarakat membutuhkan ya dilayani," katanya.
Sementara sampai dengan 29 September 2024 jumlah air bersih yang disalurkan ke kabupaten kota yang terdampak kekeringan yakni Kabupaten Bantul 312 kali di 7 Kapanewon, 13 Kalurahan dengan jumlah total 1.560.000 liter. Kabupaten Kulonprogo 188 kali, di 7 Kapanewon, 21 Kalurahan dengan jumlah total 940.000 Liter.
BACA JUGA : Sultan HB X Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di DIY hingga 31 Agustus
Selanjutnya Kabupaten Gunungkidul 980 kali di 10 Kapanewon, 24 Kalurahan dengan jumlah total 5.340.000 Liter. Sementara dua kabupaten kota lainnya yakni Kabupaten Sleman dan Kota Jogja tidak ada penyaluran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.