Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Ilustrasi cuaca panas,./ Ist - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Badan Meteorologi, Klimatolog, dan Geofisika mengungkap penyebab suhu udara di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terasa panas dan bikin gerah akhir-akhir ini.
Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG DIY Etik Setyaningrum menjelaskan secara umum wilayah DIY sampai dengan awal Oktober masih dalam periode musim kemarau dan pada Oktober ini merupakan masa transisi atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan yang disebut pancaroba.
Dari hasil pemantauan, kata Etik, gerak semu matahari yang sudah bergerak ke BBS (Belahan Bumi bagian Selatan) yang erat hubungannya dengan masa transisi (peralihan) dari musim kemarau ke musim hujan yang mana potensi meningkatkan perawanan.
“Tercatat dari pengamatan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta kelembaban udara maximum 92 % yang relatif cukup tinggi kandungan uap airnya, hal ini mendukung dalam proses pembentukan awan,” jelasnya, Kamis (3/10/2024).
BACA JUGA: Penyebab Suhu Udara di Jogja Terasa Panas, Ini Penjelasan BMKG
“Dari beberapa fenomena tersebut mendukung kondisi cuaca berawan pada siang hingga malam mempengaruhi radiasi balik energi panas ke atmosfer yang tertahan oleh adanya awan-awan, sehingga yang kita rasakan cuaca panas atau gerah,” ungkap Etik.
Terkait dengan kondisi cuaca tersebut, Etik mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu panik karena fenomena itu merupakan hal yang wajar terjadi di bulan Oktober.
“Yang perlu dilakukan selalu menjaga kesehatan pada masa peralihan ini dengan memperbanyak mengkonsumsi air putih supaya tidak dehidrasi karena kondisi cuaca yang panas. Bila bepergian pada siang hari memakai tabir surya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Tiket konser habis terjual? Kenali 3 modus penipuan tiket konser, mulai dari tiket palsu hingga tautan giveaway, serta cara melindungi data pribadi.
Kelana Swara Ambarrukmo memperkenalkan album SOJOURN lewat pengalaman multisensori bersama Arcadaz, memadukan musik, budaya, dan sensasi rasa.
BMKG memperingatkan potensi gelombang hingga 4 meter di barat Kepulauan Nias pada 25–28 Oktober yang berisiko mengganggu pelayaran.
Virus Shamonda yang sebelumnya dikenal menginfeksi hewan terdeteksi pada pasien di Prancis. Otoritas masih menyelidiki penyebab dan risiko penularannya.
Kemnaker menjelaskan syarat dan cara daftar pelatihan vokasi bagi pekerja terdampak PHK periode 2024–2026 melalui SkillHub.