Kasus Penitipan Bayi di Pakem, Orang Tua Minta Tambahan Waktu
Satu bayi kasus penitipan di Pakem masih dirawat BRSPA Dinsos DIY setelah orang tua biologis meminta perpanjangan masa penitipan.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gunungkidul menemukan dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat desa di Kapanewon Karangmojo dan Patuk. Hanya saja dugaan ini ternyata tidak terbukti.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Gunungkidul, Kustanto Yuniarto mengatakan informasi temuan ini pihaknya terima melalui Panwascam.
Bawaslu pertama kali memproses temuan tersebu pada Senin (7/10/2024). Dugaan pelanggaran ini terjadi dalam sebuah acara yang dihadiri dukuh dan tokoh masyarakat setempat.
Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), termasuk di dalamnya Bawaslu, melakukan klarifikasi pada Kamis-Jumat (10-11/10/2024) terhadap saksi maupun terduga.
Pada Sabtu (12/10/2024), Sentra Gakkumdu mengkaji keterangan hasil klarifikasi tersebut. Hasilnya, dugaan pelanggaran tersebut tidak terbukti. “Kemarin itu yang ditembuskan ke Bawaslu ada pemberitahuan pertemuan terbatas. Tetapi di sisi lain ada undangan tersendiri yang mengundang para dukuh dan tokoh masyarkat setempat. Peserta tidak tahu ternyata ada kampanye,” kata Yuniarto, Selasa (15/10/2024).
Lantaran tidak menemukan adanya pelanggaran, Yuniarto mengatakan Bawaslu tidak meneruskan kejadian ini ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul.
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan undangan dalam acara tersendiri tersebut turut mengundang Ketua RT. Persoalan muncul lantara ketua RT ini berstatus ASN. “Ketua RT yang ASN ini ada di Karangmojo. Kalau Patuk ini perangkat desa. Biasa kan ada sosialisasi ke masyarakat, ternyata sampai di lokasi itu kampanye,” kata Andang.
Sebelumnya, Ketua Panwascam Tanjungsari, Budi Prasetyo juga melakukan klarifikasi terhadap beberapa orang yang terlibat dalam acara sedekah laut di Pantai Baron di mana dihadiri Calon Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih dan sejumlah ASN.
Rangkaian klarifikasi ini baru akan selesai pada pada Rabu (16/10/2024). Setelah itu, Panwascam akan berkoordinasi dengan Bawaslu mengenai hasil klarifikasi.
Sementara itu, Endah mengaku hanya mendapat undangan tertulis untuk menghadiri acara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu bayi kasus penitipan di Pakem masih dirawat BRSPA Dinsos DIY setelah orang tua biologis meminta perpanjangan masa penitipan.
TNBTS menutup akses wisata Gunung Bromo melalui Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro akibat kebakaran hutan di Blok Bantengan.
Atlet muda sepatu roda Indonesia meraih satu emas dan satu perunggu pada Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 di Jepang.
Bek PSIM Jogja Yusaku Yamadera menyebut laga melawan Aston Villa bersama Indonesia All Stars menjadi salah satu momen terbaik dalam kariernya.
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro hadir dengan desain serba hitam, fitur keselamatan baru, teknologi SHVS, dan dibanderol Rp333,8 juta.
Top Ten News Harianjogja.com 4 Agustus 2026 memuat berita kemarau, pendidikan, bansos beras, KAI, Timnas Indonesia, hingga fenomena langit.