Advertisement
Penembakan Pelajar SMKN 4 Semarang oleh Polisi, Begini Respons Kementerian PPPA
Rekan siswa korban penembakan oleh oknum polisi, berdoa di SMK Negeri 4 Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/11/2024). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melalui Menteri PPPA, Arifah Fauzi menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) terkait dengan kasus penembakan pelajar di Semarang yang mengakibatkan satu pelajar meninggal dunia.
"Apapun kasus yang terjadi, di mana pun, kami sudah berkoordinasi dengan UPTD dengan di tingkatan masing-masing, kami sudah ada tupoksinya," kata Arifah di GSP UGM, Kamis (28/11/2024).
Advertisement
Arifah menegaskan, Kementerian PPPA memberikan kepercayaan kepada UPTD di wilayah untuk mengawal isu tersebut. "Karena kami dari Pusat tidak boleh langsung turun menangani, kami memberikan kepercayaan untuk mereka menyelesaikan. Jadi nanti apa yang perlu kita koordinasikan lebih lanjut," ungkapnya.
BACA JUGA: Kasus Penembakan Siswa di Semarang, Menteri HAM Turunkan Tim Khusus
Di samping itu, Arifah secara tegas menjawab bila pendampingan diberikan terhadap korban maupun keluarga korban. "Pasti [ada pendampingan]. Setiap korban pasti selalu didampingi," ujar dia.
Sebelumnya tiga siswa SMKN 4 Semarang menjadi korban penembakan pada Minggu (24/11/2024). Kejadian ini mengakibatkan satu siswa meninggal dunia, sedangkan dua lainnya harus mendapatkan perawatan akibat luka tembak yang dideritanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ratusan Gempa Guncang Sulawesi Utara, Banyak yang Tak Terasa
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
- Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement





