Advertisement
Bau Busuk di TPST Dikendalikan DLH Sleman Agar Tidak Menganggu Lingkungan
Petugas menjajal mesin pengolah sampah di TPST Tamanmartani, Sleman. - ist - DPRD Sleman
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengendalian polusi bau busuk atau tidak sedap yang timbul di tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) dikendalikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman, agar tidak mengganggu lingkungan sekitarnya.
"Upaya pengendalian ini kami lakukan baik di TPST Tamanmartani Kalasan maupun di TPST Sendangsari Minggir dengan melakukan pemandangan kipas exhaust," kata Kepala DLH Kabupaten Sleman Epiphana Kristiyani di Sleman, Jumat (29/11/2024).
Advertisement
Menurut dia, pihaknya memang mendapat keluhan dari masyarakat terkait munculnya bau busuk di lingkungan sekitar TPST setelah beroperasinya tempat pengelolaan sampah tersebut.
"TPST Tamanmartani sudah kami pasang exhaust, ya memang belum optimal untuk mengendalikan bau busuk, namun kami tetap berupaya untuk terus meminimalisasi," katanya.
Ia mengatakan terkait adanya masukan atau keluhan keberadaan salah satu TPST yang lokasinya dekat dengan rumah sakit, pihaknya juga berupaya agar tidak sampai menimbulkan gangguan di lingkungan sekitarnya.
BACA JUGA: Turunkan Harga Minyakita hingga Setara HET, Pemkab Sleman Gelar Operasi Pasar
"Meskipun sebenarnya izin pembangunan TPST tersebut lebih dulu ada, namun kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan polusi udara yang timbul agar tidak mengganggu," katanya.
Saat ini di Sleman telah beroperasi TPST Tamanmartani dan TPST Sendangsari sedang dalam proses perencanaan dan pembangunan TPST Donokerto dan TPST Gamping.
Epiphana mengatakan pada 2025, Pemkab Sleman berencana melakukan pembangunan TPST Gamping, optimalisasi TPS 3R dan optimalisasi sejumlah transfer depo.
"Dengan upaya ini diharapkan Pemkab Sleman dapat melayani 141 ton timbunan sampah per hari," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement









