Baru 30 Bangunan Berdiri, DPRD Bantul Ingatkan Pengelolaan KDMP
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
Ilustrasi lalu lintas Pertigaan Kranggan, Bokoharjo atau di selatan Candi Prambanan, Sleman./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, JOGJA—Penanganan lalu lintas di pintu masuk DIY dari arah timur menjadi salah satu fokus dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIY selama momen libur Natal dan Tahun Baru. Hal itu dilakukan seiring dengan rencana pembukaan fungsional ruas Tol Klaten-Prambanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub DIY, Wiyos Santoso mengungkapkan bahwa pembukaan ruas tol tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas. Akan tetapi pihaknya tetap mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan di beberapa titik strategis.
"Dengan dibukanya ruas Tol Klaten-Prambanan, kami prediksi penumpukan kendaraan akan terkonsentrasi di sekitar exit toll Prambanan," ujar Wiyos, Jumat (6/12/2024).
Lebih lanjut, Wiyos menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota di wilayah DIY, terutama Sleman, Gunungkidul, dan Bantul. "Di Klaten, dampak kepadatan justru akan berkurang karena kendaraan tidak lagi melewati pusat kota. Namun, di Prambanan, kami memperkirakan adanya penumpukan signifikan," imbuhnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Dishub DIY akan mendirikan posko pengamanan di berbagai pintu masuk DIY, termasuk dari arah barat, Purworejo. Fokus utama tetap diarahkan pada pengaturan lalu lintas di kawasan timur untuk menjaga kelancaran. "Kami sudah siapkan posko pengamanan di pintu-pintu masuk DIY untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama masa liburan," ujarnya.
BACA JUGA: Libur Akhir Tahun, Satpol PP DIY dan UPT Cagar Budaya Maksimalkan Pengawasan di Malioboro
Selain itu, Dishub DIY juga mengimbau masyarakat Jogja untuk memberikan ruang kepada wisatawan yang datang dari luar kota. "Kami imbau warga Jogja untuk memberikan kesempatan kepada wisatawan luar kota agar mereka bisa jalan-jalan dan berbelanja di Jogja. Tentunya, ini akan berdampak positif pada perekonomian daerah dengan banyaknya wisatawan yang berlibur di sini," tambah Wiyos.
Dishub DIY memproyeksikan puncak arus kendaraan akan terjadi mulai 24 Desember hingga Tahun Baru. Libur panjang yang dimulai pada 24 Desember, ditambah akhir pekan dan potensi cuti tambahan, diyakini akan mendorong lonjakan kendaraan dari luar kota. "Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari waktu-waktu puncak keberangkatan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.