Advertisement
Beri Wadah Kreativitas KCB, Disbud Gelar Festa 2024

Advertisement
JOGJA—Pemkot Jogja kembali menggelar Festival Jogja Kota (Festa) di Taman Budaya Embung Giwangan, Jumat (6/12/2024). Festa menjadi wadah bagi Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Jogja untuk memberikan fasilitasi masyarakat di Kawasan Cagar Budaya (KCB) untuk berekspresi.
Selain itu, para pejabat di jajaran Pemkot Jogja juga turut menampilkan penampilan Ketoprak Narapraja, termasuk Pejabat Wali Kota Jogja, Sekda Kota Jogja, dan seluruh kepala OPD di lingkup Kota Jogja.
Advertisement
Kepala Disbud Kota Jogja Yetti Martanti menjelaskan Festa 2024 mengusung tema BALAD yang berarti gugur gunung dan gotong royong. Ini diimplementasikan pada berbagai kerja-kerja yang dilakukan oleh Disbud Kota Jogja.
Yetti mengatakan gelaran ini turut menggandeng warga Kota Jogja dari 14 kemantren yang tergabung dalam 4 KCB. Diantaranya adalah KCB Kraton, KCB Pakualaman, KCB Kotagede, dan KCB Kotabaru. Masing-masing menampilkan penampilan yang merepresentasikan potensi budaya dari tiap KCB.
Yetti menambahkan selain menampilkan seni pertunjukan, pihaknya juga turut menghadirkan booth dari masing-masing KCB. Di dalamnya menyediakan berbagai kuliner khas dari tiap KCB.
"Ada live cooking makanan tradisional yang bisa ditemui di booth masing-masing KCB yang didesain layaknya warung kota atau warkot," ujar Yetti di Taman Budaya Embung Giwangan, Jumat.
Yetti menambahkan, pihaknya berupaya untuk menghadirkan festival yang menjadikan jajaran Pemkot Jogja bisa membaur dengan masyarakat. Hal ini sukses diwujudkan, mengingat masyarakat Kota Jogja tetap antusias menyaksikan penampilan demi penampilan pada gelaran Festa 2024 meski hujan melanda.
"Festa ini merupakan fasilitasi dari Dinas Kebudayaan Kota Jogja untuk seluruh kemantren yang terklasterisasi dalam KCB untuk berkarya dan membawa kreativitas lebih banyak lagi," imbuhnya.
Sementara, Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto menyebut Festa 2024 menjadi salah satu rangkaian dari HUT ke-268 Kota Jogja.
Ketoprak Narapraja, salah satu seni pertunjukan yang ditampilkan, membawa cerita tentang Hadeging Kutha Ngayogyakarta.
Dia mengatakan penampilan ini mengajak masyarakat Kota Jogja untuk melihat kilas balik dari berdirinya Bumi Mataram. Selain itu juga menilik kembali besarnya perjuangan pahlawan untuk memperjuangkan Bumi Mataram yang terus eksis hingga saat ini. "Di hari ini, Festa 2024 memang dilaksanakan dan menunjukkan bagaimana kesenian budaya Kota Jogja diangkat muruahnya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polres Bantul Belum Simpulkan Penyebab Kematian Warga Wonogiri yang Ditemukan di Kali Code
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
- Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
- Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi
Advertisement
Advertisement